SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR BERBASIS PERISTIWA AKTUAL UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS IPS C/16 SMA NEGERI 1 SINGOSARI

Mochamad Sadewa

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa dengan menggunakan Sumber belajar berbasis peristiwa aktual di kelas IPS C/16 SMAN 1 Singosari pada mata pelajaran sejarah. Pembelajaran dikelas untuk mata pelajaran sejarah lebih menitik beratkan penguasaan materi dan mengesampingkan kemampuan berpikirkritis siswa. Hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai Ulangan Harian siswa kelas IPS C/16 cukup rendah yaitu 65,7. Berdasarkan hal tersebut solusi yang diberikan berupa penggunaan sumber belajar berbasis peristiwa aktual.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan empat prosedur yaitu Perencanaan, Tindakan, Observasi dan refleksi. Objek penelitian adalah keseluruhan proses pembelajaran Sejarah dan kemampuan berpikirkritis dengan menggunakan sumber belajar berbasis peristiwa aktual di kelas IPS C/16 SMAN 1 Singosari. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dengan 3 pertemuan dimasing-masingsiklusnya. Pengumpulan data dilakukan peneliti dengan memberikan Tes pada setiap akhir siklus. Sumber belajar berbasis peristiwa actual disusun peneliti bersama guru berbentuk Lembar kerja siswa (LKS) yang nantinya akan didiskusikan oleh siswa kemudian dipresentasikan. Terdapat 3 peristiwa atau permasalahan aktual yang telah disepakati oleh peneliti dan guru mengenai referendum papua, Pidato Donald Trump atas Yerusalem, dan Kesepakatan Damai antara Suporter Aremania dan Bonek Mania.

Hasil Penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikirkritis siswa kelas IPS C/16 SMAN 1 Singosari meningkat setelah digunakannya Sumber belajar berbasis peristiwa aktual dalam pembelajaran sejarah. Perolehan rata-rata nilai berpikirkritis siswa pada siklus 1 yaitu 69,4 sedangkan pada tahap pra-siklus rata-rata nilai berpikir kritis siswa adalah 65,7. Sehingga pada tahappra-siklus menuju siklus I siswa mengalami peningkatan yang tidak terlalu signifikan yaitu 3,6%. Kemudian rata-rata nilai berpikirkritis pada siklus II yaitu 77,6. Nilai rata-rata pada siklus II menunjukan peningkatan dari siklus I sebesar 8,1% dan nilai tersebut telah mencapai criteria ketuntasan minimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sumber belajar berbasis peristiwa actual dapat meningkatkan berpikirkritis siswa.