SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Snowball Drilling Berbantuan Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X TKR 2 SMK Negeri 10 Malang

Cahya Mustikaroh

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

Mustikaroh, Cahya. 2018. Penerapan Model Pembelajaran Snowball Drilling Berbantuan Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X TKR 2 SMK Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum

Kata Kunci: Model pembelajaran, pembelajaran sejarah, snowball drilling

Dalam kegiatan belajar selalu ada masalah, termasuk pelajaran sejarah. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik yang kurang. Kemampuan berpikir kritis penting untuk diterapkan dalam pembelajaran sejarah karena dibutuhkan untuk menganalisis suatu kejadian, sebab sejarah harus sudah diberikan secara kritis di sekolah tingkat SMA yang setingkat dengan SMK.Kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas X TKR 2 penting untuk diteliti karena kemampuan penting tersebut kurang nampak dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari minimnya indikator berpikir kritis yang terlihat dalam kegiatan pembelajaran, seperti sedikitnya siswa yang mampu menjawab pertanyaan, berani bertanya, mampu mengoreksi kesalahan guru, hingga membuat kesimpulan usai pembelajaran. Apabila dikonversikan ke dalam bentuk angka, maka kemampuan berpikir kritis siswa hanya mencapai skor 966 (41%) yang termasuk ke dalam kategori sangat kurang. Sebagai alternatif untuk mengatasi masalah berpikir kritis, alam penelitian ini peneliti membahas tentang bagaimana penerapan model snowball drilling berbantuan gambar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X TKR 2 SMK Negeri 10 Malang.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap di setiap pelaksanaannya, yaitu planning, acting, observing, dan reflecting. Observasi dan wawancara dipilih peneliti sebagai teknik pengumpulan data. Dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan pedoman wawancara peneliti mengumpulkan data. Untuk menganalisis data yang didapatkan, peneliti menggunakan skala pengukuran (rating scale) dengan membagi kualifikasi menjadi empat: sangat tidak baik, kurang baik, cukup baik, dan sangat baik. Kualifikasi tersebut dibagi berdasarkan perhitungan skor dari lembar observasi.

Berdasarkan hasil analisis, peneliti menemukan bahwa penggunaan model pembelajaran snowball drilling berbantuan gambar ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pernyataan tersebut berdasarkan pada peningkatan-peningkatan skor pada lembar observasi penilaian berpikir kritis peserta didik. Setelah diberikan tindakan, kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari skor awal 41% menjadi 82,4%. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran snowball drilling berbantuan gambar efektif apabila digunakan sebagai alternatif pilihan model pembelajaran sejarah di kelas.