SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perkembangan Aliran Karismatik dalam Sejarah Gereja di Amerika (1960-1980)

Sidik Nugroho

Abstrak


Perkembangan aliran Karismatik di Amerika merupakan sebuah fenomena penting dalam sejarah gereja karena semasa perkembangannya gereja mengalami pertumbuhan yang paling cepat dalam sejarahnya. Banyak tulisan yang telah mengkaji hal ini dari sudut pandang teologis dan historis semata. Penelitian ini menambahkan suatu aspek dalam kajian yang masih belum umum diberlakukan, yakni sosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana sejarah yang mencakup kelahiran dan perkembangan aliran Karismatik di Amerika dan apa faktor-faktor sosiologis yang berperan di dalam perkembangannya.
Pada penelitian yang menggunakan kajian pustaka ini, aspek pertama yang ditinjau adalah sejarah lahir dan berkembangnya aliran Karismatik, dilanjutkan dengan tinjauan terhadap aspek doktrinalnya dan berakhir pada tinjauan sosiologis yang nantinya diharapkan dapat memberikan sumbangsihnya bagi keragaman penelitian seputar perkembangan aliran Karismatik di Amerika.
Konsep sosiologi yang digunakan di dalam kajian berangkat dari pemikiran para sosiolog fungsionalis yang memiliki minat dan karya pada soal-soal sosiologi agama, yaitu Emile Durkheim dan Rudolf Otto. Selain itu juga dilakukan tinjauan terhadap istilah ‘karisma’ yang dipopulerkan Max Weber juga latar belakang sosial pengikut aliran Karismatik di Amerika.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan oleh Emile Durkheim dan Rudolf Otto sebagai pengalaman keagamaan relevan dengan fenomena yang terjadi dalam aliran Karismatik di Amerika. Konsep Durkheim tentang conscience collective dan the sacred and the profane; juga konsep Otto tentang the numinous, revelation dan worship memainkan peran penting karena sangat relevan dengan doktrin, ritual dan pengalaman keagamaan yang ditekankan dalam aliran Karismatik.
Berdasarkan penelitian ini disarankan agar dilakukan kajian sosiologi agama lebih lanjut seputar aliran Karismatik; dan kajian sosiologis yang digunakan dalam penelitian-penelitian berikutnya diharapkan menggunakan teori dan pendekatan yang berbeda – yang mungkin dapat ditarik relevansinya dari sosiolog lain.