SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 KAUMAN TULUNGAGUNG

Ika Wara Antisna

Abstrak


ABSTRAK

 

Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang penting di Sekolah Menengah Atas. Kenyataan yang banyak dijumpai dalam sekolah-sekolah selama ini adalah pembelajaran sejarah hanya berpusat pada guru, seperti halnya di SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung. Berdasarkan observasi serta wawancara kepada guru mata pelajaran sejarah, terdapat suatu masalah yaitu rendahnya keaktifan siswa. Siswa jarang ada yang mengemukakan pendapat, bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru. Menurut peneliti masalah tersebut dikarenakan jarang dilibatkannya siswa dalam proses pembelajaran serta tidak tepatnya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Untuk mengatasi masalah keaktifan siswa, maka peneliti menggunakan model pembelajaran Qustion Student Have  untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Question Student Have pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS 1 SMA Kauman Tulungagung dan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas XI IPS 1 SMA Kauman Tulungagung pada mata pelajaran sejarah dengan menerapkan model pembelajaran Question Student Have.

Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 45 menit pada materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan Terbentuknya Negara Republik Indonesia. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengambilan data diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung dengan jumlah 38 siswa.

Hasil penerapan model pembelajaran Question Student Have selama dua siklus, dapat diperoleh kesimpulan: (1) keterlaksanaan model pembelajaran Question Student Have mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dari 84,2% menjadi 89,5% yang artinya terdapat peningkatan sebesar 5,35% (2) antara siklus I dan siklus II terdapat peningkatan rata-rata keaktifan siswa dari 62,9 menjadi 74,4 yang artinya telah terjadi peningkatan sebesar 11,9. Sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I hanya mencapai 50% meningkat menjadi 75,8% pada siklus II yang artinya terdapat peningkatan sebesar 25,8%. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Question Student Have telah berhasil dan dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disampaikan beberapa saran: (1) bagi kepala sekolah hendaknya mengadakan seminar mengenai model pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menarik perhatian siswa untuk guru-guru (2) bagi guru mata pelajaran sejarah hendaknya dapat menerapkan model pembelajaran Question Student Have untuk meningkatkan keaktifan siswa (3) bagi peneliti selanjutnya penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dengan penelitian sejenis.