SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TERBENTUKNYA ”KOMUNITAS MOTOR” DI KOTA MALANG DAN PENGARUHNYA DALAM POLITIK IDENTITAS (1980 – 2015)

wahyu setyanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Komunitas motor merupakan sebuah kelompok masyarakat yang memiliki persamaan dalam hal kegemaran berkendara sepeda motor dan segala hal tentang motor. Perkembangan komunitas motor di Indonesia telah menjangkau hampir semua daerah, salah satunya Kota Malang. Komunitas motor di Kota Malang telah ada sejak tahun 1980-an dan masih dapat menunjukkan eksistensinya hingga sekarang. Munculnya komunitas motor tidak terlepas dari adanya interaksi antarindividu atau kelompok yang memiliki kesamaan dan kegemaran terhadap motor. Interaksi terjalin antarangota komunitas motor di Kota Malang memunculkan sebuah politik identitas, yang merupakan perekat komunitas ini untuk selalu menunjukkan keberadaannya dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dinamika komunitas motor Kota Malang dan politik identitas yang terbentuk di dalamnya. Penelitian ini berfokus pada perkembangan komunitas motor di Kota Malang semenjak tahun 1980 yang ditandai dengan terbentuknya komunitas PESAN kemudian PMAM, MALVES dan komunitas RED EYES, komunitas tersebuit lebih di dominasi dengan komunitas produkan Eropa. Pada tahun 2000, komunitas motor Kota Malang semakin beragam dan didominasi oleh komunitas produkan Jepang, yang terdiri dari komunitas motor GRAVE DIGGER, DMI korwil Malang dan The Legend Sedoyo Motounity. Politik identitas yang terbentuk dari adanya komunitas motor Kota Malang mengubah wajah komunitas dari yang hanya merupakan komunitas berdasarkan kegemaran kini bertransformasi menjadi komunitas masyarakat pecinta motor dengan memperhatikan kegiatan-kegiatan sosial.

Kata kunci: Komunitas Motor, Politik Identitas, Kota Malang.