SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MEDIA PERMAINAN MAJO SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X SMK GRAFIKA KARYA NASIONAL MALANG

Muchammad alqhifari

Abstrak


ABSTRAK

 

Kondisi kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang sebelum diterapkannya media MAJO Sejarah dalam hal motivasi belajar tergolong rendah, rendahnya motivasi belajar sejarah pada siswa karena, (1) matapelajaran sejarah diletakkan pada jam-jam awal yaitu jam ke 1-2, banyak siswa memakai jam tersebut secara sembunyi-sembunyi untuk mengerjakan tugas matapelajaran lain, secara tidak langsung matapelajaran sejarah dianggap kurang penting daripada matapelajaran yang lain, (2) guru menerangkan matapelajaran sejarah hanya dengan ceramah, (3) siswa menganggap matapelajaran sejarah sangat membosankan. peneliti memberikan solusi dengan menerapkan media MAJO Sejarah. Media permainan MAJO Sejarah dipilih oleh peneliti karena media permainan ini dirasa aplikatif untuk membantu siswa memahami materi pelajaran dengan menyenangkan. Siswa dapat memperdalam pengetahuan tentang materi secara mandiri maupun dengan pendampingan guru melalui pernyataanpernyataan yang tertulis di kartu pemainan MAJO Sejarah. Konsep dari media permainan MAJO Sejarah adalah memahami pertanyaan dan memahami pernyataan dan pernyataan yang ada dalam pelajaran sejarah. Permainan MAJO Sejarah terdiri dari satu papan permainan dan tiga Puluh Kartu Putih yang berisi sebuah pernyataan materi sejarah. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan media permainan MAJO Sejarah dalam pembelajaran sejarah di kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang; (2) Bagaimana tingkat motivasi belajar sejarah siswa kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang setelah diterapkannya media permainan MAJO Sejarah; Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Mendeskripsikan penerapan media permainan MAJO Sejarah dalam pembelajaran sejarah di kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang. (2) Menganalisis tingkat motivasi belajar sejarah siswa kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang setelah diterapkannya media permainan MAJO Sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas, dengan beberapa tahapan yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, pada siklus 1 terdiri dari 2 pertemuan, dengan materi Terbentuknya jaringan keilmuan Islam di Nusantara. Pada siklus 2 terdiri dari 2 pertemuan, dengan materi tentang seni sastra, seni aksara, bentuk seni bangunan dan seni ukir zaman kerajaan Islam di Indonesia. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas ini bahwa persentase motivasi belajar siswa pada pra tindakan 34,06% berada pada kriteria kurang. Pada siklus 1 naik menjadi 62,18% dengan kriteria baik, dengan rincian pada lembar observasi 52, 80% dan pada lembar angket siswa 71,57%. Pada siklus 2 motivasi belajar siswa naik menjadi 73,21% dengan kriteria baik, dengan rincian ii pada lembar observasi mendapat 68,86% dan pada lembar angket mendapatkan 77,57%. Berdasarkan dua siklus yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media MAJO Sejarah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK Grafika Karya Nasional Malang, yang pada pra tindakan memiliki kriteria kurang yaitu 34,06%, pada siklus 1 motivasi belajar siswa memiliki kriteria baik dengan persentase total 62,18% dan pada siklus 2 meningkat lagi menjadi 73,21%. Guru sejarah diharapkan lebih berani untuk memakai media pembelajaran yang menarik. Guru diharapkan dapat konsisten mendampingi siswa dalam proses pembelajaran sejarah. Siswa kelas X diharapkan lebih menghargai waktu, konsentrasi dalam belajar juga harus ditingkatkan supaya penjelasan yang disampaikan oleh guru dapat dipahami dengan baik. Perhatian terhadap pelajaran juga perlu ditingkatkan sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar