SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Dalam Pembelajaran Sejarah di SMAN 1 Ponorogo

Gregorius Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Penguatan pendidikan karakter merupakan ciri khas dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Setiap pembelajaran di sekolah wajib menekankan pendidikan karakter bagi peserta didik. Perkembangan dunia pendidikan akhirnya juga melahirkan sebuah konsep sekolah yang berwawasan lingkungan yang disebut sebagai sekolah adiwiyata. Adiwiyata merupakan konsep sekolah yang memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan hidup. salah satu sekolah yang menerapkan konsep adiwiyata adalah SMAN 1 Ponorogo. Dalam melaksanakan konsep adiwiyata, SMAN 1 Ponorogo menerapkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap proses pembelajaran termasuk didalamnya adalah pembelajaran sejarah.

Pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo memiliki dua jenis yakni pembelajaran sejarah Indonesia yang bersifat wajib yakni diajarkan di jurusan MIA dan IPS serta pembelajaran sejarah yang bersifat peminatan yang diajarkan hanya di jurusan IPS. Dalam kaitannya dengan ciri-ciri sekolah adiwiyata, maka pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo juga menerapkan pendidikan karakter peduli lingkungan yang disesuaikan dengan karakteristik pelajaran sejarah.

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo. Fokus penelitian ini terdapat dalam tiga aspek pembelajaran sejarah yakni aspek pertama adalah mengenai perencanaan pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo yang meliputi RPP. Aspek kedua adalah mengenai pelaksanaan pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo sehari-hari, serta aspek ketiga adalah berkaitan dengan penilaian pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo. Tujuan ketiga aspek ini diteliti adalah untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh tentang penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo.

Penelitian yang dilakukan di SMAN 1 Ponorogo ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha memperoleh gambaran tentang penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran sejarah secara komprehensif. Dalam memperoleh data di lapangan, peneliti melakukan pengambilan data dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan, melakukan wawancara kepada pihak yang terkait, serta studi dokumentasi dari perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru sejarah. Data yang sudah diperoleh peneliti selanjutnya dianalisis dengan cara induktif sampai peneliti mendapatkan gambaran umum dalam penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo.

Kesimpulan yang didapat peneliti selama penelitian di lapangan memberikan gambaran bahwa SMAN 1 Ponorogo menerapkan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran melalui dua kecenderungan. Kecenderungan pertama adalah dengan memberikan nasehat kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar yang dikaitkan dengan materi pembelajaran sejarah seperti membangkitkan perasaan peduli peserta didik terhadap berbagai peninggalan sejarah. Kecenderungan kedua adalah dengan melakukan pembiasaan kepada peserta didik dengan membersihkan kelas sebelum dan selama pembelajaran sejarah. Dalam penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo, meneliti menyarankan agar seluruh guru sejarah dapat lebih menekankan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam setiap proses pembelajaran baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ponorogo.

Peneliti memberikan rekomendasi terhadap penelitian selanjutnya agar berdasarkan penelitian ini, peneliti selanjutnya dapat menampilkan beberapa kajian lain tentang pendidikan karakter yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sejarah sehingga kualitas pembelajaran sejarah dapat semakin lebih baik.