SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Profil Isi Buku Teks Pelajaran Sejarah SMP Kelas VII di Kota Malang

Masruroh Masruroh

Abstrak


Sebagai salah satu sumber belajar yang sering digunakan, buku teks harus dapat menunjang pelaksanaan pembelajaran. Begitu juga dengan buku teks pelajaran sejarah. Buku teks pelajaran sejarah harus memuat bahan pembelajaran yang esensial dalam rangka pencapaian kompetensi siswa dalam pembelajaran sejarah.
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana profil isi buku teks pelajaran sejarah SMP kelas VII dengan rincian sebagai berikut: (1) bagaimanakah relevansi isi/ materi dengan kurikulum 2004?, (2) bagaimanakah kecukupan materi?, (3) bagaimanakah keakuratan materi? dan (4) bagaimanakah proporsionalitas materi dalam buku teks?.
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil isi buku teks pelajaran sejarah SMP kelas VII dilihat dari (1) relevansi isi/ materi dengan kurikulum 2004, (2) kecukupan materi, (3) keakuratan materi dan (4) proporsionalitas materi.
Rancangan penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif analisis isi. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dari buku-buku yang digunakan dalam pembelajaran sejarah di SMP kelas VII di kota Malang. Buku yang dipilih sebagai sampel adalah buku pelajaran sejarah yang paling banyak digunakan di SMP kelas VII dan terpilih dua buku yaitu buku teks dari penerbit Yudhistira dan Tiga Serangkai. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan tabel pengumpulan data. Analisis data menggunakan persentase.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) relevansi isi/materi dalam buku teks dengan kurikulum 2004 termasuk kategori cukup yaitu Yudhistira (75%) dan Tiga Serangkai (68,33%), (2) terdapat perbedaan kecukupan materi  dalam kedua buku teks yaitu Yudhistira termasuk kategori baik (76, 66%), sedangkan Tiga Serangkai termasuk kategori cukup (65%), (3) keakuratan materi termasuk kategori baik yaitu Yudhistira (85%) dan Tiga Serangkai (80%), (4) proporsionalitas materi termasuk kategori tidak baik dengan persentase masing-masing buku teks 30%. Secara keseluruhan isi buku teks termasuk kategori cukup yaituYudhistira (66,67%)  dan Tiga Serangkai (57,83%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas isi buku teks pelajaran sejarah SMP kelas VII di Kota Malang  termasuk kategori cukup. Ini berarti penggunaan buku teks pelajaran sejarah SMP kelas VII harus dilengkapi dengan sumber-sumber lain yang relevan.
    Berdasarkan kesimpulan tersebut disarankan agar dalam pembelajaran sejarah di SMP kelas VII tidak hanya  menggunakan sumber buku dari satu penerbit karena masing-masing buku memiliki kelebihan dan kekurangan, dan  sekolahlah yang harus menyediakan buku-buku tersebut. Agar dilakukan penelitian sejenis dan penelitian lanjutan misalnya tentang aspek penyajian materi, bahasa dan grafika.