SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa pada matapelajaran sejarah kelas XI di SMA Islam Kepanjen

heni karinah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kegiatan belajar, secara keseluruhan dilakukan atau dilaksanakan di sekolah, kegiatan belajar merupan kegiatan yang paling pokok. Berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses belajar yang dialami oleh murid sebagai anak didik. Proses belajar hendaknya menjadi prioritas, lebih-lebih belajar untuk melihat kedepan, yakni belajar untuk mengantisipasi realitas. Dunia pendidikan yang sangat memegang kunci dalam pembangkitan dan pengembangan daya kreativitas anak itu adalah guru. Seorang guru yang ingin membangitkan keaktifan pada anak-anak didiknya, harus terlebih dahulu berupaya supaya ia sendiri aktif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Aktivitas atau keaktifan siswa juga menunjukkan berbagai kegiatan perubahan tingkah laku individu dengan melakukan interaksi dengan lingkungannya untuk mencapai tujuan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah pada kelas XI IPS SMA Islam Kepanjen. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor Internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu, Keadaan jasmani, intelegensi, bakat, minat dan motivasi. Faktor eksternal meliputi: Lingkungan sosial, guru, teman sebaya dan staff. Lingkungan non sosial, Ruang atau gedung, alat-alat sekolah, keadaan cuaca, waktu belajar dan rumah peserta didik.

Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode eksploratif, menggunkan jenis penelitian deskriptif kulitatif. Metode penelitian eksploratif, menurut Arikunto (2006:7) penelitian eskploratif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggali secara luas tentang sebab-sebab atau hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu. Metode penelitian eksploratif adalah penelitian yang bertujuan untuk menguraikan suatu objek secara relatif mendalam atau dengan kata lain penelitian eksploratif adalah penelitian yang dilakukan untuk mencari sebab atau hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu dan dipakai manakala kita belum mengetahui secara persis dan specifik mengenai objek penelitian.

Hasil Observasi dan wawancara yang telah dilakukan di kelas XI IPS 1 dan 2 SMA Islam Kepanjen, dalam roses belajar mengajar terjadi aktivitas guru dan siswa, kondisi ini memotivasi siswa untuk cenderung aktif dalam belajar. Selain itu banyak juga faktor-faktor yang mempengaruhi aktif tidaknya siswa. Faktor keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran dapat merangsang dan mengembangkan bakat yang dimilikinya, siswa juga dapat berlatih untuk berfikir kritis, dan dapat memecahkan permasalahan-permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru juga dapat merekayasa sistem pembelajaran secara sistematis, sehingga merangsang keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, sehingga hasil dari penelitian inin, faktor internal yang paling berpengaruh dalam keaktifan belajar siswa di kelas XI IPS 1 dan 2 adalah faktor keadaan jasmanai dan minat sisw dalam proses pembelajaran sejarah di dalam kelas. Faktor eksternal yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa adalah faktor Guru dan teman sebaya.

Faktor-faktor keaktifan siswa tersebut sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran Sejarah di SMA Islam Kepanjen. Sekolah hendaknya lebih meningkatkan dan mengoptimalkan fasilitas penunjang pembelajaran sehingga dapat membantu keaktifan belajar siswa didalam kelas dengan baik. Fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Bagi Guru, hendaknya selalu memberikan stimulus, motivasi dan model serta media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa, sehingga akan membangkitkan keaktifan belajar siswanya.