SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Kyai Ilyas dalam Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Lumajang 1947-1948

wahyu hasan

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

Sejak Presiden Soekarno berpidato tanggal 23 Agustus 1945 tentang rencana pembentukan militer pertama di Republik Indonesia, daerah-daerah di Jawa Timur termasuk Lumajang juga turut serta mengembangkan organisasi kemiliteran resmi. Mulai tahun 1945-1947 organisasi militer resmi berkembang mengikuti komando pusat (TKR-TNI). Selain organisasi militer resmi yang telah dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia, badan/laskar perjuangan yang telah terbentuk sejak masa pemerintahan Jepang-masa kemerdekaan juga berusaha mengembangkan organisasinya di luar komando militer pusat. Salah satu contohnya adalah kelaskaran Hizbullah Lumajang. Hizbullah Lumajang menjadi salah satu laskar perjuangan bersenjata yang besar meskipun organisasi ini tidak dalam naungan organisasi militer yang resmi. Pengumpulan anggota dan persenjataan Hizbullah Lumajang tidak terlepas dari peranan Kyai Ilyas selama masa kemerdekaan hingga berakhirnya agresi militer I di Lumajang. Bukan hanya pengembangan perlengkapan dan keanggotaan yang berhasil Kyai Ilyas lakukan dalam organisasi Hizbullah Lumajang, Kesatuan Hizbullah di bawah pimpinan Kyai Ilyas sanggup memberikan kontribusi besar dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Lumajang tahun 1947-1948. Kontribusi itu diwujudkan dalam pergerakan gerilya, strategi perang, kerjasama antar organisasi kemiliteran hingga kemampuan menciptakan medan gerilya yang disokong oleh sipil.