SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI ASAS TUNGGAL PANCASILA DALAM GERAKAN ORGANISASI PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) CABANG KOTA MALANG

Mohammad Nazib

Abstrak


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang didirikan pada 17 April 1960 merupakan badan otonom dari Nahdatul Ulama, bagian kemahasiswaan. Dalam perjalanannya, PMII menyatakan keluar atau independen dari NU sejak Deklarasi Munarjati 1972. Sejak berdiri, PMII telah menjalankan pergerakan yang berdasarkan asas Islam Ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja). PMII Cabang Kota Malang merupakan struktural PMII di wilayah Kota Malang. Pada masa Orde Baru, pemerintah mengeluarkan kebijakan Asas Tunggal Pancasila sesuai UU No. 3 tahun 1985 dan UU No. 8 tahun 1985. Kebijakan tersebut menuai kontroversi dari berbagai organisasi politik maupun organisasi kemasyarakatan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi PMII Cabang Kota Malang terhadap kebijakan Asas Tunggal Pancasila. Salah satu konsekuensi dari kebijakan Asas Tunggal Pancasila bagi PMII adalah menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas.

 Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri atas lima tahapan, yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan penulisan sejarah. Sumber yang digunakan adalah sumber tertulis dan sumber lisan. Sumber tertulis berupa arsip dan dokumen historis PMII dan buku atau referensi terkait. Kemudian sumber lisan yaitu hasil wawancara dari aktivis PMII Cabang Kota Malang pada periode 1980-1995.

Berdasarkan temuan yang diperoleh, sejak menegaskan Deklarasi Munarjati tahun 1972, PMII telah memegang teguh Pancasila sebagai landasan pergerakannya. Pada Manivesto Independensi PMII di Ciloto Bandung tahun 1973, PMII menegaskan tentang independensinya serta memaknai independensi sebagai manivestasi kesadaran yang meyakini terhadap adanya tuntutan keterbukaan sikap, kebebasan berpikir, dan pengembangan kreativitas yang dijiwai nilai-nilai Islam. PMII merupakan organisasi kemahasiswaan yang memperjuangkan pergerakan dan cita-cita perjuangan yang berlandaskan Pancasila serta Islam Aswaja. PMII Cabang Kota Malang menyadari bahwa Kebijakan Asas Tunggal Pancasila merupakan alat pengawasan Pemerintah Orde Baru terhadap organisasi kemahasiswaan, namun PMII Cabang Kota Malang tetap menjalankan Pancasila sebagai asas. Sesuai kedudukannya memang Pancasila harus melandasi setiap pergerakan semua di Indonesia. Ketika memahami dan mengamalkan Pancasila, kader PMII akan menjadi pribadi yang Ulul Albab. Selama perjalanannya dalam sejarah, PMII Kota Malang tidak pernah bertentangan dengan Pancasila.