SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

INTEGRASI KESULTANAN BIMA KE DALAM NEGARA REPUBLIK INDONESIA (1945)

Fitri Isnainin

Abstrak


ABSTRAK

 

Kajian mengenai Integrasi Kesultanan Bima masih belum banyak diteliti. Berkaitan dengan itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Proses dari Integrasi Kesultanan Bima ke dalam Negara Republik Indonesia, Kesultanan Bima memutuskan untuk melakukan integrasi pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Salahuddin yaitu sultan terakhir Bima. Maklumat 22 November 1945 menjadi bukti bahwa Kesultanan Bima sudah menjadi bagian dari NKRI. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan sejarah awal Kesultanan Bima, kemudian latar belakang integrasi Kesultanan Bima ke dalam Negara Republik Indonesia dan proses integrasi Kesultanan Bima ke dalam Negara Republik Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode tersebut terdiri dari empat tahap, yaitu heuristic, kritik, interpretasi, dan historiografi.

Kata kunci: Integrasi, Kesultanan Bima, Negara Republik Indonesia.

THE INTEGRATION OF BIMA'S WEAPONS TO THE STATE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA (1945)

The study on the Integration of the Sultanate of Bima has not been widely studied. Related to that, this research was conducted to know the process of Integration of Bima Sultanate into the Republic of Indonesia, the Sultanate of Bima decided to integrate during the reign of Sultan Muhammad Salahuddin, the last sultan of Bima. The notice of November 22, 1945 became evidence that the Sultanate of Bima has become part of the Unitary Republic of Indonesia. This study aims to describe the early history of the Sultanate of Bima, then the background of the integration of the Sultanate of Bima into the Republic of Indonesia and the process of integration of the Sultanate of Bima into the Republic of Indonesia. The method used in this research is historical method. The method consists of four stages, namely heuristic, criticism, interpretation, and historiography.

Keywords: Integration, Sultanate of Bima, Republic of Indonesia.