SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ARAK DI BALIK BULAN BINTANG: Sebuah Kajian Dinamika Budaya Minum Arak Masyarakat Muslim di Desa Kembang Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso dan Muatan Edukasinya

ARIO WIJANARKO

Abstrak


ABSTRAK

 

Manusia sebagai mahluk sosial dan mahluk yang memiliki kepercayaan pada Tuhan tidak akan pernah lepas dari gejala-gejala sosial yang baik maupun gejala sosial yang menyimpang. Salah satu gejala sosial yang menyimpang di masyarakat Desa Kembang Kecamatan Bondowoso yaitu budaya minum minuman keras berjenis Arak. Menariknya, fenomena tersebut dilakukan oleh masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan eksistensi budaya minum minuman keras berjenis Arak dikalangan masyarakat Muslim. Penelitian dilakukan di Desa Kembang Kabupaten Bondowoso sebagai fokus utama penelitian dan Kabupaten Jember sebagai pendukung penelitian. Subjek penelitian ini merupakan pelaku-pelaku yang memberi pengaruh terhadap perkembangan dan eksistensi minuman Arak di Desa Kembang, diantaranya penjual minuman keras, distributor minuman keras, kelompok pemuda peminum minuman keras Arak, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan budaya minum Arak di Desa Kembang mengalami dinamika sehingga membentuk suatu identitas menyimpang yang akan sulit diperbaiki maupun dihilangkan. Eksistensi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yakni kondisi lingkungan, suhu udara di Kabupaten Bondowoso, harga minuman Arak, sanksi hukum lemah, dan minimnya pengetahuan Agama.

Kata Kunci: Minuman Arak, Budaya, Dinamika, Eksistensi, Masyarakat Muslim

Abstract

Human as social beings and creatures who have faith to god not will ever free from good social phenomena as well as distorted social phenomena. The one of social phenomena which deviates in the village community Kembang districts Bondowoso there is drinking culture liquor type arrack. Interesting, the phenomena is done by cityzens which the majority of islamic religion. The aim of this research for know the development and existence drinking culture liquor type arrack among the muslim community. Research conducted in the village Kembang districts Bondowoso as main focus research and districts Jember as research supporter. The subject of this research is the perpetrator who gave influence on development and existence liquor in village Kembang. Among of liquor seller, liquor distributor, youth group of liquor drinkers, public figure, and local police force. The result showed that the development of the culture of drinking wine in Kembang village experiencing dynamics so as to form some deviant identity which will difficult to repair and disappear. Exitence is caused by some factor there is environment condition, air temperature in district Bondowoso, the price of liquor, weak legal sanction, and inadequate knowledge of religion.

Keywords: Liquor, Culture, Dynamic, Exitence, Cytizen of Muslim