SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Guru Sejarah Terhadap Penilaian Sikap Dalam Mata Pelajaran Sejarah Berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi di SMA Negeri Kabupaten Jombang

Dian Sari, Dian Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Penilaian sikap didalam Kurikulum 2013 edisi revisi mengalami penyempurnaan. Didalam kurikulum 2013 edisi revisi, penilaian sikap telah diserahkan kepada guru Agama dan PKn. Sedangkan untuk guru mata pelajaran lainnya  termasuk guru sejarah boleh melakukan penilaian sikap, dengan syarat hasil penilaian akhir diberikan kepada guru Agama dan PKn. Persepsi Guru Sejarah Terhadap Penilaian Sikap Dalam Mata Pelajaran Sejarah Berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi di SMA Negeri Kabupaten Jombang penting untuk diteliti karena guru yang mengimplementasikan penilaian sikap di sekolah. Dari penilaian sikap yang dilakukan guru, menjadi indikator keberhasilan pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian dilaksanakan berdasarkan dua rumusan masalah, yaitu Bagaimana persepsi guru sejarah terhadap penilaian sikap dalam mata pelajaran sejarah berdasarkan kurikulum 2013 edisi revisi di SMA Negeri Kabupaten Jombang, dan apa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi persepsi.

Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan persepsi guru sejarah terhadap penilaian sikap dalam mata pelajaran sejarah berdasarkan kurikulum 2013 edisi revisi di SMA Negeri Kabupaten Jombang. Dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi.

Penelitian ini merupakan penilaian dengan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitianfenomenologi. Wawancara, dan dokumentasi dipilih untuk teknik pengumpulan data. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman wawancara, dan peneliti sebagai instrumen penelitian. Untuk pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi dan member check. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan analisis data, kesimpulan dari penelitian persepsi guru tentang penilaian sikap memiliki respon cukup baik. Nampak pada proses dilakukannya penilaian sikap. Tetapi implementasi penilaian sikap masih belum maksimal. Nampak pada 5 diantara 8 guru lebih memilih hanya menggunakan observasi dan jurnal sebagai teknik penilaian sikap. Faktor dibedakan menjadi dua yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor intern dalam penelitian adalah perhatian, dan kebutuhan yang searah. Faktor ekstern adalah motion, dan keunikan dan kekontrasan stimulus.