SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA KARTU UNO SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA

Fatkhur Roji

Abstrak


ABSTRAK

 

Roji, Fatkhur. 2018. Pengembangan Media Kartu Uno Sejarah dalam Pembelajaran Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia Siswa Kelas XI IPS MAN Mojosari Mojokerto. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati., M.Hum

Kata Kunci: media, kartu uno, proklamasi kemerdekaan.

Matapelajaran sejarah identik dengan rangkaian angka tahun dan urutan peristiwa yang harus diingat lalu diungkapkan saat menjawab soal-soal ujian. Jika tidak dipelajari secara runtut, maka pelajaran sejarah dapat menjadi pelajaran yang membosankan dan sulit dipahami. Berdasarkan hasil laporan akademik tahun ajaran 2017/2018 kelas XI IPS-3 MAN Mojosari Mojokerto merupakan salah satu kelas yang nilainya rata-rata masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Beberapa hal yang menyebabkan masalah tersebut antara lain pertama,  peserta didik kurang tertarik dalam pembelajaran khususnya sejarah dan peserta didik ramai sendiri ketika guru sedang menjelaskan materi. Kedua,  dalam penyampaian materi guru juga sering menggunakan metode ceramah. Salah satu alternatif dalam mengatasi masalah ini adalah penggunaan media kartu uno sejarah dalam pembelajaran sejarah peserta didik akan dilibatkan aktif dan proses pembelajaran lebih menyenangkan.

Adapun tujuan penelitian dan pengembangan diuraikan sebagai berikut: (1) mengembangkan media kartu uno sejarah dalam pembelajaran sejarah di kelas XI IPS MAN Mojosari Mojokerto, dan (2) mengetahui efektivitas penggunaan media kartu uno sejarah dalam pembelajaran sejarah di kelas XI IPS-3 MAN Mojosari Mojokerto.

Prosedur yang digunakan dalam pengembangan media pembelajaran ini terdapat sepuluh tahapan, merupakan modifikasi dari model pengembangan Sugiyono. Adapun tahapan pengembangan yang dilakukan yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi desain, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi massal. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk ahli media, ahli materi, uji coba kelompok kecil dengan 10 responden, uji coba kelompok besar dengan 37 responden di kelas XI IPS-3 MAN Mojosari Mojokerto.

Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk kartu uno sejarah berbasis visual yang berisi materi detik-detik pelaksanaan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia berdasarkan Kompetensi Dasar 3.7 yang tertera dalam Kurikulum 2013. Media kartu uno diharapkan mampu membuat proses pembelajaran sejarah lebih menyenangkan karena peserta didik belajar sambil bermain, sehingga apa yang dipelajari dapat bermakna. Selain itu peserta didik dapat belajar untuk berpikir, memecahkan masalah, serta mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan.

Produk kartu uno sejarah tersebut dinyatakan sangat layak dan sangat efektif. Hal ini berdasarkan pada hasil validasi ahli materi dan ahli media diperoleh rata-rata persentase sebesar 87,05%, dan 90,00%. Sedangkan hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar diperoleh rata-rata persentase sebesar 85,75%, dan 83,78%. Berdasarkan hasil validasi serta uji coba pemakaian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa produk kartu uno sejarah sangat layak dan sangat efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran sejarah. Selain itu pengembangan media kartu uno sejarah ini dapat digunakan sebagai tolak ukur bagi pengembangan media lainnya untuk menciptakan media pembelajaran sejenis tetapi beda materinya dengan tampilan yang lebih bagus dan menarik lagi dari sebelumnya.