SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat dalam Perkembangan Kabupaten Besuki Tahun 1818-1844

Erwin Hidayat

Abstrak


Pada tahun 1818 terjadi pemberhentian tugas secara menyeluruh bupati-bupati peranakan Cina Jawa dan pegawai-pegawai Cina dari ujung timur Jawa. Untuk membenahi birokrasi pemerintahan kemudian pemerintah colonial mengangkat bupati bumiputera baru di Kabupaten Besuki, Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat (1818-1844). Setelah pengangkatan Bupati Besuki, pemerintah Hindia Belanda juga menetapkan pusat pemerintahan kabupaten berada di Besuki. Salah satu peran dari Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat adalah melakukan pembenahan administrasi pemerintahan di Kabupaten Besuki.Peran Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat dalam reformasi pemerintahan masih belum banyak diteliti. Berkaitan dengan itu, penelitian dengan tema sejarah politik ini dilakukan untuk mengetahui lebih jelas mengenai peran Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat dalam birokrasi politik.

Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban atas beberapa masalah. Pertama, bagaimana latar belakang kehidupan Raden Adipati Ario Prawiro Adinigrat; kedua, bagaimana peran Raden Adipati Ario Prawiro Adinigrat dalam perkembangan Kabupaten Besuki tahun 1818-1844.

Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Metode sejarah terdiri atas beberapa tahap yaitu heuristik, kritik, intepretasi, dan historiografi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh dua kesimpulan sebagai berikut. (1) Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat sebenarnya bernama Raden Ario Bambang Soetikno. Raden Ario Bambang Soetikno merupakan putra dari Pangeran Aryo Tirtokusumo seorang Komandan Prajurit dari Madura, yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Kornel. Pangeran Aryo Tirtokusumo merupakan saudara laki-laki dari Raja Sumenep, Sultan Pakunataningrat; (2) Peran Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat. Pertama, melakukan pembenahan administrasi pemerintahan. Kedua, membangun Kota Besuki hingga menjadi kota yang paling maju dan ramai di wilayah ujung timur Jawa. Saat itu, beliau berupaya menaikkan taraf hidup rakyat dengan membangun Dam Sluice dan memperluas sawah. Ketiga, pembuatan dan perbaikan jalan yang menghubungkan Kabupaten Besuki dengan daerah Besuki pedalaman. Keempat, membuka kelas sekolah untuk anak bangsawan, orang Eropa dan bumiputera dengan tiga kelas dengan guru orang Belanda.

Penelitian ini masih memiliki ruang untuk ditindak lanjuti lebih dalam. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan lebih menekankan terhadap biografi dari tokoh Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat, mengingat dalam penelitian ini kurang dijelaskan secara jelas mengenai biografi Raden AdipatiArioPrawiroAdiningrat.