SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Muatan Perjuangan pada Lirik Lagu Keroncong Ciptaan Gesang Martohartono Tahun 1938-1996

Nurul Agustina

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustina, Nurul. 2017. Muatan Perjuangan pada Lirik Lagu Keroncong Ciptaan Gesang Martohartono Tahun 1938-1996. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Marsudi, M. Hum.

 

Kata Kunci: muatan perjuangan, lirik lagu keroncong Gesang

 

Lirik lagu keroncong ciptaan Gesang banyak yang menceritakan tentang perjuangan. Contohnya seperti perjuangan hidup, perjuangan kemerdekaan, dan lain-lain. Latar belakang penulis mengambil tema ini yaitu mengapresiasikan budaya musik Indonesia mulai sekarang terutama keroncong agar para generasi muda dapat mempertahankan budaya Indonesia dan memperkenalkan tentang peristiwa perjuangan di Indonesia  melalui lirik lagu keroncong.

Rumusan penelitian  ini adalah: (1) bagaimana latar kehidupan Gesang Martohartono, (2) bagaimana muatan perjuangan pada lirik lagu keroncong ciptaan Gesang Martohartono. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui latar kehidupan Gesang Martohartono, (2) menjelaskan muatan perjuangan pada lirik lagu keroncong ciptaan Gesang Martohartono.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Tahap-tahap yang dilalui dalam metode sejarah yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.

            Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, Gesang dilahirkan dari keluarga pengusaha batik. Gesang memilih bergelut di seni keroncong karena muncul dari jiwa seninya. Proses kreatif Gesang dalam menciptakan lagu berasal dari pengalaman Gesang sendiri dan melihat peristiwa sekitar yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah lirik lagu. Gesang juga sering mendapatkan penghargaan-penghargaan dari hasil acara pentas-pentas di Indonesia dan luar negeri.

Kedua, muatan perjuangan pada lirik lagu keroncong ciptaan Gesang Martohartono tahun 1938-1996, di balik lirik lagu keroncong ciptaan Gesang yang bermuatan perjuangan menceritakan tentang perjuangan secara umum, seperti perjuangan hidup, perjuangan kemerdekaan dan lain-lain. Terdapat 7 lagu yang populer, seperti Bengawan Solo, Bumi Emas Tanah Airku, Caping Gunung, dan lain-lain. Dalam lirik lagu Bengawan Solo menceritakan tentang perjuangan hidup, seperti perjuangan manusia pada zaman prasejarah sampai sekarang entah itu berburu, maupun berdagang demi mencukupi kehidupan sehari-hari. Selanjutnya yaitu lagu Caping Gunung, dalam lirik lagu Caping Gunung menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan, seperti perjuangan para pejuang bangsa Indonesia yang bergerilya di desa-desa demi mempertahankan bangsa Indonesia dari penjajah.