SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMAN 4 Kota Pasuruan

Muhamad Tarmizi

Abstrak


Abstrak

 

Tarmizi, Muhamad. 2017. Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMAN 4 Kota Pasuruan, Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd.

 

Kata Kunci : kurikulum 2013, penerapan, pembelajaran sejarah

 

            Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang dibuat oleh pemerintah untuk menyempurnakan KTSP yang sebelumnya diberlakukan di Indonesia. Perubahan kurikulum ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta rancangan pembelajaran yang ada di sekolah. Terdapat dua tujuan dalam penelitian ini, pertama, mendeskripsikan penerapan Kurikulum 2013 terhadap pembelajaran sejarah di SMAN 4 Kota Pasuruan. Kedua, mendeksripsikan permasalahan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 di SMAN 4 Kota Pasuruan.

            Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru sejarah SMAN 4 Kota Pasuruan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan berikut : pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan Kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran di dalam kelas merupakan tanggung jawab guru, karena guru merupakan fasilitator siswa dapat belajar dan mengusai pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Guru di dalam kelas juga diwajibkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa. Pada proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik terdapat tiga tahapan penting yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Peran guru pada proses pembelajaran hanya sebagai fasilitator sedangkan siswa harus lebih dominan dan aktif dalam pembelajaran. Pada pembelajaran di kelas lebih banyak dilakukan dengan presentasi. Kegiatan presentasi ini guru dapat menilai tiga komponen penilaian yaitu, penelitian penilaian pengetahuan, penilaian sikap, dan penilaian keterampilan. (2) Permasalahan dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMAN 4 Kota Pasuruan guru menerapkan pendekatan saintifik belum begitu baik. guru lupa untuk mengungkapkan tujuan pembelajaran yang dikaitkan dengan nilai kehidupan siswa. guru kesulitan dalam indikator yang dikembangkan dari kompetensi dasar. Untuk saran dalam penelitian ini yaitu, Pemerintah dan sekolah harus banyak mengadakan pelatihan Kurikulum 2013 kepada guru matapelajaran sejarah sehingga penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran lebih optimal. Guru dapat lebih memperhatikan mengenai alokasi waktu pembelajaran di kelas sehingga langkah-langkah pembelajaran yang terdapat di dalam RPP mampu dilaksanakan dengan baik.