SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MEDIA COC (CLASH OF CLANS) SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS X MIPA 1 DI SMA NEGERI 10 MALANG

Ali Akbar Rabsanjani

Abstrak


Abstrak

 

Rabsanjani, Ali A. 2017. Penerapan Media COC (Clash Of Clans) Sejarah Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas X MIPA 1 di SMA Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Mashuri, M.Hum

 

Kata Kuci: Media COC (Clash Of Clans) Sejarah, Keaktifan

 

Belajar aktif akan berjalan secara maksimal apabila dalam proses pembelajarannya didukung dengan fasilitas, misalnya media. Kegiatan pembelajaran sejarah di sekolah pada umunya masih menggunakan metode ceramah serta cara pengajaran guru masih menekankan hafalan, sehingga menjadikan kurangnya perhatian dan keaktifan dari siswa. Pada masalah tersebut variasi dan alat bantu mengajar sangat diperlukan untuk meningkatkan perhatian dari siswa. Penelitian ini berangkat dari permasalahan siswa dikelas yang sering bermain game COC (Clash of Clans) pada waktu pembelajaran, sehingga peneliti membuat media pembelajaran yang merujuk pada konsep permainan tersebut. Akhirnya dari adaptasi permainan tersebut menghasilkan media COC sejarah yang hasilnya dapat menyelesaikan permasalahan kelas X MIPA 1 serta meningkatkan keaktifan siswa.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan pembelajaran sejarah dengan menggunakan media COC sejarah di kelas X MIPA 1 SMA Negeri 10 Malang. (2) Bagaimana peningkatan keaktifan siswa kelas X MIPA SMA Negeri 10 Malang dengan diterapkannya media COC sejarah. Tujuan dari penelitian ini menyelesaikan permasalahan pada kelas X MIPA 1 sebagaimana yang telah diuraikan dirumusan masalah yaitu: (1) Mengetahui proses keberhasilan pembelajaran dengan menggunakan media COC sejarah di kelas X MIPA 1 SMA Negeri 10 Malang. (2) Mengetahui peningkatkan keaktifan siswa, dengan menerapkan media COC (Clash of Clans) sejarah pada kelas X MIPA 1 di SMA Negeri 10 Malang

Jenis penelitan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, Subyek data pada penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 di SMA Negeri 10 Malang, jumlah siswa 35 dengan 17 laki-laki dan 18 perempuan. Model peneliti ini menggunakan desain dari Kemmis dan Taggart yang memiliki empat tahapan yang lazim digunakan, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan siswa, catatan lapangan dan dokumentasi

Penelitian ini berlangsung selama dua siklus dan mengalami peningkatan pada siklus ke 2 yang memperoleh hasil penelitian lebih maksimal daripada siklus sebelumnya. Hal tersebut dapat dibuktikan pada persentase klasikal keaktifan siswa pra siklus memperoleh 20% masuk dalam kategori pasif, sedangkan hasil dari siklus 1 memperoleh 46% kategori kurang aktif. Peningkatan dipengaruhi oleh penerapan media COC sejarah, meskipun masih banyak kekurangan. Peningkatan secara signifikan dihasilkan pada tindakan siklus 2 yang memperoleh persentase 80% masuk dalam kategori aktif. Peningkatan tersebut disebabkan oleh perbaikan-perbaikan yang dilakukan secara kolaboratif bersama guru dan peneliti. Keterlaksaan pembelajaran juga mengalami perubahan kearah positif, siklus 1 mendapatkan kategori cukup terlaksana pada siklus 2 meningkatan sehingga masuk kategori terlaksana.

Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan media COC sejarah untuk meningkatkan keaktifaan siswa pada kelas X MIPA 1 SMAN 10 Malang, peneliti meberikan saran serta masukan sebagai berikut: (1) Bagi pendidik sejarah, dengan adanya peningkatan proses pembelajaran siswa, maka guru atau pendidik dapat menggunakan media COC sejarah dalam kegiatan pembelajaran sejarah. (2) Bagi sekolah, dengan adanya peningkatan proses belajar siswa, penelitian ini bisa memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan mutu terutama SMAN 10 Malang. (3) Bagi siswa, pada dasarnya media COC sejarah ini adalah media yang menggandalkan kerjasama tim, maka dari itu seharusnya siswa secara keseluruhan dapat aktif agar tidak didominasi oleh siswa tertentu saja. (4) Bagi peneliti lain, untuk selanjutnya dapat lebih mengembangkan penelitian tentang media pembelajaran khususnya media COC sejarah dalam ruang lingkup yang lebih besar.