SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TOLERANSI KEHIDUPAN BERAGAMA: STUDI HUBUNGAN ANTARUMAT AGAMA BUDDHA DAN ISLAM DI VIHARA AVALOKITESVARA DI DUSUN CANDIH, DESA POLAGAN, KECAMATAN GALIS, KABUPATEN PAMEKASAN

devi sriwiyanti hamzah

Abstrak


ABSTRAK

Hamzah, Devi Sriwiyanti. 2017. Toleransi Kehidupan Beragama: Studi Hubungan Antarumat Agama Buddha dan Islam di Vihara Avalokitesvara di Dusun Candih, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Jurusan Sejarah, Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dewa Agung Gede Agung M.Hum, (II) Najib Jauhari S.Pd, M.Hum.

Kata Kunci:toleransi, umat beragama, Vihara Avalokitesvara Pamekasan.

Masyarakat Indonesia merupakan  masyarakat yang multikultural karena terdiri dari berbagai macam suku bangsa, ras, bahasa, budaya, maupun agama. Dari sisi agama, di negara ini berkembang berbagai macam agama besar di dunia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Selain itu, tumbuh dan berkembang pula aliran atau kepercayaan lokal yang jumlahnya tidak kalah banyak. Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Kemajemukan bangsa Indonesia dalam hal agama merupakan kekayaan budaya nasional yang dapat menjadi kebanggaan. Namun, kemajemukan bisa pula berpotensi mencuatkan konflik sosial antarumat beragama yang bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejarah agama Buddha dan Islam serta menjelaskan bentuk-bentuk toleransi di Dusun Candih, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu jenis penelitian yang menggambarkan atau melukiskan suatu kenyataan sosial dalam masyarakat. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam peneliian ini dengan menggunakan teknik observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahreduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data yang dilakukan dengan melakukan ketekunan pengamatan, triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi metode), dan pengecekan anggota.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa sejarah awal mula masuknya Agama Buddha di Dusun Candih Desa Polagan Kecamatan Galis bermula dari ditemukannya sebuah arca di sekitar Pantai Talang Siring oleh seorang warga dan akhirnya diletakkan di dalam sebuah bangunan bernama Vihara Avalokitesvara. Sejarah awal masuknya Agama Islam di Dusun Candih, Desa Polagan, Kecamatan Galis bermula dari masa pemerintahan raja pertama Pamekasan yang pada saat itu masih bernama “Pamellingan” yakni Raja Ronggo Sukowati. Berbagai bentuk toleransi ditunjukkan oleh warga yang beragama Buddha maupun warga muslim di sekitar vihara sehingga terjalin suatu hubungan yang sangat baik antarwarga setempat dengan pihak vihara yang notabene beragama Buddha. Beberapa bentuk toleransi yang terjadi di Dusun Candih, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasanyaitu ikut berpartisipasinya umat agama Buddha terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh umat Islam dan begitupun sebaliknya, pihak vihara menyediakan air bersih terhadap warga Dusun Candih, pihak vihara menyediakan peralatan kepada warga yang akan mengadakan kegiatan atau suatu acara, serta sikap masyarakat sekitar vihara yang sangat ramah terhadap pengunjung vihara yang datang untuk berkunjung ataupun beribadah.