SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Proses Pembelajaran Sejarah (Persiapan, Pelaksanaan, dan Evaluasi) di SMA Negeri 1 Sukapura Kabupaten Probolinggo

Hoirul Soleha Ningsih

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

 

Ningsih, Soleha Hoirul. 2017. Proses Pembelajaran Sejarah (Persiapan, Pelaksanaan, dan Evaluasi) di SMA Negeri 1 Sukapura Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Mashuri, M.Hum.

 

Kata Kunci: proses, pembelajaran sejarah, Kabupaten Probolinggo.

 

Berdasarkan observasi yang dilaukan di sekolah SMAN 1 Sukapura Kabupaten Probolinggo, diketahui bahwa guru matapelajaran sejarah hanya ada satu dan mengajar semua kelas dari kelas X-XII, guru mempunyai beban mengajar 38 jam. Kurikulum yang digunakan di sekolah ini menggunakan Kurikulum 2013 dan KTSP. Kurangnya tenaga pendidik menyebabkan jumlah beban mengajar yang sangat tinggi pada guru matapelajaran sejarah berimbas pada rendahnya efektifitas guru dalam merancang proses pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa. Permasalahan yang ada pada penelitian ini adalah dengan beban mengajar yang sangat tinggi dan penggunaan kurikulum yang berbeda. Bagaimana cara guru memaksimalkan persiapan dalam merancang proses pembelajaran, melakukan pelaksanaan pembelajaran, dan melakukan evaluasi pembelajaran.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumntasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti melakukan pengecekan temuan data menggunakan uji kredibilitas data dengan melakukan kegiatan triangulasi data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pembelajaran yang dilakukan guru dengan membuat perangkat pembelajaran silabus sesuai dengan Permendikbud dan RPP  kelas X-XII. Rancangan persiapan pembelajaran yang dibuat guru sudah lengkap, namun dalam penggunaan metode yang rancang guru kurang bervariasi, kurang maksimal, dan cakupan materi yang disusun guru terlalu luas, sehingga dalam hal ini persiapan yang dilakukan termasuk dalam kategori sedang. Pelaksanaan pembelajaran kategori sedang, guru telah melakukan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sesuai dengan yang disusun dalam RPP, namun kurang efektif dalam metode dan model yang digunakan karena dalam pelaksanaan pembelajaran metode ceramah dianggap kurang efektif dan kurang bervariasi untuk membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran. Evaluasi yang dilakukan guru termasuk dalam kategori sedang, karena hasil penilaian yang sudah guru rancang tidak digunakan sebagai pedoman alat untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran kerah yang lebik baik.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disarankan dalam melakukan pembelajaran di sekolah hendaknya terlebih dahulu merancang persiapan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik, dan peraturan yang telah ditetapkan dalam pendidikan. Dalam pembelajaran guru hendaknya melakukan evaluasi terhadap bembelajaran yang sudah dilaksanakan, agar pembelajaran berjalan efektif dan efisien sesuai dengan apa yang diharapkan.