SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Historical Module and Lapbook (HIMLAP) Perjuangan Karaeng Galesong di Jawa Timur untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ngantang

Melda Amelia Rohana Amelia Rohana

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohana, Melda Amelia. 2017. Pengembangan Historical Module and Lapbook (HIMLAP) Perjuangan Karaeng Galesong di Jawa Timur untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ngantang. Skripsi, Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas

Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum., (II) Indah Wahyu Puji Utami, S.Hum., S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: sejarah lokal, Karaeng Galesong, HIMLAP, pemahaman siswa.

 

Kecamatan Ngantang adalah salah satu wilayah di Kabupaten Malang yang memiliki sejarah lokal. Salah satu sejarah lokal di Ngantang adalah sejarah perjuangan Karaeng Galesong. Karaeng Galesong atau yang bernama asli I Maninrorie adalah salah satu anak Sultan Hasanuddin dari Kerajaan Gowa yang berjuang di Jawa khususnya di Jawa Timur, untuk melawan VOC pada abad ke-17. Namun, banyak siswa yang tidak mengetahui dan memahami bagaimana sejarah perjuangan Karaeng Galesong, meskipun mereka tahu bahwa makam Karaeng Galesong ada di Ngantang. Selain itu, di Ngantang sampai sekarang belum ada buku atau bahan ajar mengenai sejarah perjuangan Karaeng Galesong, sehingga guru sulit menjelaskan sejarah Karaeng Galesong dalam kelas. Hal tersebut menyebabkan pemahaman siswa di Ngantang mengenai sejarah lokalnya menjadi rendah.

Dari permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan bahan ajar Historical Module and Lapbook (HIMLAP) yang merupakan kombinasi dari modul dan lapbook tentang perjuangan Karaeng Galesong. Tujuan pengembangan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa SMA Negeri 1 Ngantang mengenai sejarah lokalnya dan menguji efektivitas bahan ajar sejarah lokal ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) Sugiyono (2011). Adapun tahap-tahapnya adalah menganalisis potensi dan masalah, pengumpulan informasi, mendesain produk HIMLAP, validasi desain, perbaikan desain dan uji coba produk yang terdiri uji coba kecil dan uji coba besar. Produksi massal peneliti tidak dapat dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya.

Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa HIMLAP tentang perjuangan Karaeng Galesong ini layak. Hal tersebut berdasarkan dari hasil persentase penilaian oleh validator ahli media/bahan ajar sebesar 96% dan validator ahli materi sebesar 87%. Pemahaman siswa mengenai sejarah perjuangan Karaeng Galesong juga menunjukkan adanya peningkatan setelah siswa membaca HIMLAP. Oleh karena itu, HIMLAP mengenai sejarah perjuangan Karaeng Galesong ini layak digunakan sebagai bahan ajar sejarah lokal yang dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai sejarah lokalnya.