SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI BB 2 SMK Negeri 5 Malang Tahun 2016-2017

Eka Fatmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawati, Eka. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI BB 2 SMK Negeri 5 Malang Tahun 2016-2017. Skripsi, Program Studi Pendidikan Sejarah Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. I Wayan Legawa, M.Si., (2) Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum.

Kata kunci: Deep Dialogue/Critical Thinking, Hasil Belajar

            Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan suatu bangsa, salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembelajaran adalah model pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan hasil observasi di kelas XI BB 2 SMKN 5 Malang diketahui bahwa model yang digunakan kurang menarik perhatian siswa dan masih berpusat pada guru sehingga siswa cenderung pasif, agar dapat meningkatkan peran aktif siswa maka perlu diterapkan model belajar yang dapat menigkatkan hasil belajar. Oleh karena itu dalam penelitian ini diterapkan model pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah kelas XI BB 2 SMKN 5 Malang.

            Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI BB 2 SMKN 5 Malang semester ganjil tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 32 orang siswa. Tahap dalam penelitian ini (1) perencanaan; (2) tindakan; (3) observasi; (4) Refleksi di setiap siklusnya. Instrumen pada penelitian ini berupa (1) Soal-Soal pretest, posttest siklus 1 dan posttest siklus II ; (2) pedoman observasi aktivitas guru; (3) pedoman observasi proses belajar siswa; (4) pedoman observasi hasil belajar aspek afektif; (5) catatan lapangan; dan (6) angket respon siswa.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking di kelas XI BB 2 SMKN 5 Malang pada mata pelajaran sejarah terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa. Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mata pelajaran sejarah di SMKN 5 Malang yaitu 75. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,68 dengan ketuntasan klasikal sebesar 68,75% dari 23 siswa tuntas belajar dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 83,28 dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,5% dari 28 siswa yang tuntas belajar. Persentase belajar siswa tersebut meningkat sebesar 16,75% dan menunjukkan tercapainya target ketuntasan belajar siswa sebesar 85%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Dari hasil penelitian ini, diharapkan guru dapat menerapkan model pembelajaran Deep Dialogue/Critical Thinking karena dapat melatih siswa dalam berpikir kritis dalam memecahkan suatu permasalahan dari materi yang disampaikan dan terampil dalam mengungkapakan pendapatnya sehingga dapat mengingkatkan hasil belajar siswa.