SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERAN GURU SEJARAH DALAM MENCIPTAKAN RASA NASIONALISME DI SMA NEGERI 1 PANDAAN KELAS XI IPS

Danang Setyawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyawan, Danang. 2017. Peran Guru Sejarah Dalam Menciptakan Rasa Nasionalisme Di SMA Negeri 1 Pandaan Kelas XI Ips. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Deny Yudo Wahyudi, S. Pd., M. Hum   

 

Kata Kunci: Nasionalisme, Peran Guru, Upaya Guru

 

Peran guru sejarah bukan hanya sebagai filter saja tapi juga harus bisa menumbuhkan nilai nilai nasionalisme seperti Gotong royong, Tanggug Jawab, Persatuan dan kesatuan, Toleransi, Kerja Keras dan Sopan santun. Nasionalisme itu sendiri merupakan suatu ungkapan atau perbuatan yang mencerminkan sikap cinta tanah air, di katakan bahwa nasionalisme adalah suatu bentuk ideologi yang mencerminkan rela berkorban bagi negaranya, rela melakukan apa saja demi negaranya.

            Penelitian ini di laksanakan  dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yang mencakup peran guru sejarah dalam meningkatkan rasa nasionalisme, upya guru sejarah dalam meningkatkan rasa nasionalisme dan hambatan dalam meningkatkan rasa nasionalisme di SMA Negeri 1 Pandaan

Penelitian ini menggunakan  kualitatif, pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi dan documentasi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa instrument manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan trianggulasi data. Kegiatan analisa data dimulai dari tahap penelaahan data, tahap identifikasi, klasifikasi data, dan tahap evaluasi data

peran guru sejarah dalam menciptakan rasa nasionalisme di SMA Negeri 1 Pandaan beberapa sudah terlihat seperti perannya dalam menciptakan rasa nasionalisme dalam hal: Gotong royong, Tanggung Jawab, Persatuan dan kesatuan, Toleransi, Kerja Keras dan Sopan santun.

dalam upaya guru dalam menciptakan rasa nasionalisme, seperti dalam hal dokumen RPP sudah memasukan unsur nasionalisme dengan tujuan untuk mewujudkan rasa nasionalisme dalam diri siswa, untuk media dalam pengajaran sudah mulai menggunakan media yang lebih membuat siswa tidak bosan seperti film-film bertema nasionalisme ataupun gambar-gambar sejarah bertema nasionalisme.

Dalam segi penghambat terciptanya rasa nasionalisme dalam diri siswa, terdapat beberapa hambatan seperti siswa cenderung bosan apabila belajar sejarah, lalu adanya budaya asing yang penyebaranya sangat cepat di kalangan siswa, belum lagi factor seperti adanya group-group an di kalangan siswa yang bisa berakibat bully terhadap sesama siswa sehingga dalam proses meningkatkan nasionalisme yang di lakukan oleh guru sejarah menjadi terkendala

 

ABSTRACT

 

Setyawan, Danang. 2017. Role of History Teacher in Creating Sense of Nationalism in SMA Negeri 1 Pandaan 11th Grade of Social Science. Mini Thesis, Department of History Education, Faculty of Social Science, State University of Malang. Supervisor: Deny Yudo Wahyudi, S. Pd., M. Hum      

 

Keywords: Nationalism, Teacher Role, Teacher Effort

 

            The role of history teacher is not only as filter, but also should be able to develop nationalism values such as mutual assistance (gotong royong), responsibility, unity, tolerance, hard work, and well mannered. Nationalism itself is an expression or action represents love of motherland and it is stated as nationalism if it is an ideology represents willingness of sacrifice for the nation, willingness to do anything for the state.

            This research conducted with the purpose to describe many things included the role of history teacher in creating sense of nationalism, the effort of history teacher in creating sense of nationalism, and obstacles in creating sense of nationalism in SMA Negeri (Public Senior High School) 1 Pandaan.

            This research used qualitative descriptive research type. Data collection performed by using interview, observation, and documentation technique. The instrument used to collect data was human instrument, which was the researcher itself. In order to keep data validity, it was conducted by data triangulation activity. Data analysis in this research started from data study, identification, data classification, and data evaluation step.

            In many aspects, the role of history teacher in creating sense of nationalism in SMA Negeri 1 Pandaan had been appeared as teacher role in creating sense of nationalism in: mutual assistance (gotong royong), responsibility, unity, tolerance, hard work, and well mannered.

            While the effort of history teacher in creating sense of nationalism could be seen from RPP (Learning Implementation Plan) document that already inserted nationalism elements intended to realize sense of nationalism towards students, for media in learning activity, teacher already started to use more interesting media which not make the students bored such as movies with nationalism theme or historical pictures with nationalism theme.

            For the obstacles in creating sense of nationalism towards students, there were many obstacles found in this research as follow: students tended to feel bored if they learn about history, foreign culture that has rapid development around students, other factors such as groups around students that resulted in bullying case to other students, thus all of those problems hampered history teacher in the process of creating sense of nationalism.