SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PETA DIGITALSITUS SEJARAH KAWASAN BOYOLANGU BERBASIS ANDROID SEBAGAI MATERI SEJARAH LOKAL HINDU-BUDDHA KELAS X DI SMAN 1 KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

tunggul alif priantono

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Priantono, Tunggul Alif. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Peta Digital Situs Sejarah Kawasan Boyolangu berbasis Android sebagai Materi Sejarah Lokal Hindu-Buddha Kelas X di SMA Negeri 1 Kauman Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: media pembelajaran, peta digital, kawasan Boyolangu,android,sejarah lokal.

 

Pembelajaran sejarah memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai karakter dan pengetahuan yang bersifat kognitif. Sejarah merupakan sebuah peristiwa yang tidak lepas dari aspek manusia, ruang, dan waktu. Konsep utama sejarah yaitu manusia, ruang, dan waktu.Tetapi seringkali dalam proses pembelajaran lebih memfokuskan ke aspek manusia dan waktu sementara itu konsep ruang diabaikan. Untuk mengetahui konsep ruang maka dibutuhkan peta dalam pembelajaran sejarah. Peta yang dibutuhkan adalah peta sebaran situs kawasan yang digitalkan. Potensi dalam perkembangan teknologi seperti smartphone android semakin canggih. Smartphone android dapat menunjang kegiatan dan kebutuhan.Pendataan yang dilakukan dikelas X IIS di SMA Negeri 1 Kauman dari 196 peserta didik, hanya 10 peserta didik yang belum menggunakan smartphone android. Jika dipresentasekan untuk peserta didik yang memiliki smartphone android dikelas X IIS sebesar 92.3%. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya media pembelajaran bagi peserta didik. Ditambah minimnya informasi dan referensi tentang situs sejarah Kawasan Boyolangu pada masa Hindu-Buddha, hasilnya peserta didik kesulitan dalam memilah-milah situs.

Tujuan penelitian: (1) untuk menghasilkan produk peta digital situs sejarah kawasan Boyolangu sebagai materi sejarah lokal Hindu-Buddha yang berbasis android dan diharapkan sebagai solusi sumber belajar sejarah, (2)untuk mengetahui kelayakanproduk peta digital situs sejarah kawasan Boyolangu sebagai materi sejarah lokal Hindu-Buddha yang berbasis android sebagai pembelajaran sejarah.

Pengembangan media pembelajaran mengikuti tahapan penelitian yang diadaptasi dari model pengembangan Sugiyono yaitu meliputi: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi akhir. Sebelum diujicobakan ke lapangan yaitu kelompok kecil dan kelompok besar, produk terlebih dahulu divalidasi oleh ahli materi danahli media.

Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif yang diujicobakan di Kelas X IIS 4 SMA Negeri 1 Kauman dengan jumlah 37 peserta didik.Produk media berupa peta digital situs sejarah kawasan Boyolangu yang berbasis android. Produk terdiri dari empat icon menu yaitu: tampilan maps, tampilan materi, tampilan soal, dan tampilan identitas pengembang. Produk terdiri dari 33 halaman dengan cover berwarna hijau.Hasil validasi dari ahli materi memperoleh skor 55 dengan persentase 91,7%. Hasil validasi dari ahli media juga memperoleh skor 37 dengan persentase 92,5%. Hasil uji coba produk di lapangan pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 354 dengan persentase 88,5%, kemudian pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 1371 dengan persentase 92,6%. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran termasuk dalam kriteria valid, sehingga layak untuk digunakan. Berkaitan dengan hasil belajar tersebut, maka media pembelajaran dapat dikatakan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah lokal kawasan Boyolangu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

 

Priantono, Tunggul Alif. 2017. The Development of Digital Map Learning Media About The History Site of Boyolangu Region Based on Android as the Local History of Hindu-Buddha Class X In SMA Negeri 1 Kauman of Tulungagung Regency. Thesis, History Department, , Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Supervisor: Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd.

 

Keywords: learning media, digital map, Boyolangu area, android, local history.

 

Learning history has an important role in instilling character values, and cognitive knowledge. History is an event that can not be separated from the human aspect, space, and time. The main concept of history is man, space and time, but often in the learning process focuses more on the human aspect and time while the concept of space is neglected. To obtain the concept of space, a map in learning history is needed then. The map is a map of the distribution of the digitized area sites. Potential in technological developments such as android smartphone increasingly sophisticated. So everything is accessible from android smartphone and made it easier. Android smartphone can support activities and needs, such as data collection conducted by researchers in the IIS X class in SMA Negeri 1 Kauman from 196 learners, only 10 students who have not used android smartphone. The precentageof learners who have android smartphone class X IPS is 92.3%. From the results of the data collection, almost all learners have android smartphone and can operate android smartphone applications.The problems found are the lack of media as a learning resource for students who are currently still fixated on textbooks. Added by the lack of information and references about the history site of Boyolangu area during Hindu-Buddhist era,the students have difficulties in sorting through the site. Thus the learners get confused about the location of the sites,moreover about them that are not included in Boyolangu area.

The development research aims to: (1) produce the digital map of Boyolangu Regional History Site as a local and Hindu-Buddhist historical subject matter and is expected to be a source of historical learning solution, (2) to test the product of the digital map site the history of Boyolangu area  as a local history of Hindu-Buddhist material based on android as a learning history.

Development of learning resources following the research stages adapted from Sugiyono's development model include (1) potentials and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, (6) Product, (7) product revision, (8) trial usage, (9) product revision, and (10) final production. Before testing the  small group and big group, the product first validated by material expert and media expert.

The data obtained in the form of qualitative data and quantitative data are tested in Class X IIS 4 SMA Negeri 1 Kauman with the number of 37 students.Product consists of four menu icons are: display maps, display material, display questions, and display the identity of the developer. The product consists of 33 pages with a green cover.The validation results from the material expert obtain a score of 55 with a percentage of 91.7%. Validation results from media experts also obtain a score of 37 with a percentage of 92.5%. Results of product trial in the field on small group trial score 354 with 88.5% percentage, then in large group trial score 1371 with 92,6% percentage. Based on these results, the learning medium is included in the valid criteria, making it feasible to use. Related to the learning outcomes, the learning media of  can be said to be effective for use in learning local historyof Boyolangu area.