SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta didik Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Matapelajaran Sejarah SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang

Karolina Setia

Abstrak


ABSTRAK

 

Setia, Karolina. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta didik Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Matapelajaran Sejarah SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi, Prodi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd.

Kata Kunci: Model pembelajaran talking stick, keaktifan.

SMK Cendika Bangsa Kepanjen adalah salah satu sekolah di Kabupaten Malang yang mengalami permasalahan pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan, peneliti mendapat informasi mengenai permasalahan rendahnya keaktifan peserta didik kelas X TKJ. Permasalahan terjadi karena kurangnya menerapkan model pembelajaran sehingga peserta didik cepat bosan pada matapelajaran sejarah dan menginginkan pembelajaran yang menyenangkan tanpa terikat dengan ceramah. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran talking stick.

Rancangan penelitian yang digunkan dalam penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan keaktifan peserta didik pada matapelajaran sejarah kelas XKJ. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Analisis data kuantitatif dengan teknik persentase untuk melihat kecendrungan keaktifan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaraan di kelas, dengan menganalisis nilai rata-rata keaktifan peserta didik, kemudian dikategorikan dalam 5 klasifikasi keaktifan peserta didik yakni sangat aktif, aktif, cukup aktif, kurang aktif dan tidak aktif.Tahap-tahap penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, obsevasi, analisis & refleksi dan perbaikan rencana tindakan. Penelitian ini dilakukan selama II siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan siklus II dilakukan dalam dua kali pertemuan.

Hasil penelitian ini menujukan keaktifan peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran talking stick, keaktifan peserta didik semakin meningkat dari siklus I hingga siklus II. Pada siklus I perentase keaktifan peserta didik dalam bertanya yakni 20.05%, menjawab 30.26%, mengajukan ide 26.31% dan berdikusi 36.84%. Pada kegiatan siklus II persentase keaktifan peserta didik dalam bertanya yakni 23.68%, menjawab 46.05%, mengajukan ide 38.15% dan berdiskusi 39.47%. Skala keaktifan peserta didik secara klasikal pada siklus 1 yakni 70%, menjadi 84.21% pada siklus II. Sedangkan persentase aktivitas peserta didik dari 68.75% pada siklus I, menjadi 81.25% pada siklus II.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan menerapkan model pembelajaran  talking stick. Selain itu agar proses pembelajaran di dalam kelas dapat berjalan dengan lancar, pihak sekolah juga harus menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, guru sejarah hendaknya menerapkan model pembelajaran yang benar-benar bisa meningkatkan keaktifan peserta didik yang salah satunya dengan menerapkan model talking stick. Diharapkan juga penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan refrensi bagi para peneliti lain.