SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pare 1982-2011: Perkembangan Ekologi Sebuah Pusat Kabupaten Kediri

Mega Riqo Athor Niham Nadzir

Abstrak


Nadzir, Mega Riqo Athor Niham. 2017. Pare 1982-2011: Perkembangan Ekologi Sebuah Pusat Administratif Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Ismail Lutfi, M.A, (II) Dr. R. Reza Hudiyanto, M.Hum.

 

Kata Kunci: Pare, ekologi, kota

 

Kota-kota di pedalaman pulau Jawa termasuk Pare memiliki letak yang strategis. Sejak zaman Hindia-Belanda, kota Pare mendapat pengaruh politik, ekonomi, dan sosial budaya. Pengaruh ekonomi, khususnya ekonomi perkebunan di kota Pare dengan adanya eksploitasi perkebunan pada masa Hindia-Belanda. Faktor politik juga dapat mengakibatkan perkembangan kota. Karena disebabkan adanya keputusan dari pemerintah pusat yang dapat mempengaruhi perkembangan kota. Selain itu faktor sosial budaya juga dapat mengakibatkan perubahan suatu kota. Hal itu disebabkan karena adanya pengaruh budaya dari pendatang, yang semula penduduk asli bekerja di sektor agraris berubah menjadi non agraris.

Perkembangan sebuah kota menimbulkan sebuah masalah baru, terutama berkaitan dengan ekologi kota. Inti permasalahan dari skripsi ini adalah bagaimana perkembangan ekologi kota Pare (1982-2011). Selain itu juga perlu diketahui Bagaimana pengaruh perekonomian terhadap perkembangan ekologi kota Pare.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode tersebut terdiri dari lima tahap, yaitu pemilihan topik, heuristik (Pengumpulan sumber tertulis, foto, peta, dan sumber lisan/wawancara), kritik (kririk ekstern dan kritik intern), interpretasi (analisis dan sintesis) dan historiografi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan fakta sebagai berikut. (1) perkembangan ekologi Pare dilihat dari infrastruktur publik dan pemerintahan, permukiman penduduk dan penggunaan lahan yang teratur. Pare pada akhirnya ditetapkan sebagai pusat pemerintahan kabupaten, pusat pengolahan hasil pertanian, tanaman pangan dan peternakan, industri, pusat perdagangan regional, pusat pelayanan kesehatan, pusat jasa pariwisata, dan pusat pendidikan tinggi dengan didukung fasilitas dan sarana prasarana (2) perkembangan ekologi Pare di pengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, dinamika sosial budaya dan daya dukung lingkungan. Kesimpulan dari tulisan ini adalah Perkembangan kota Pare merupakan hasil dari produk sejarah yang panjang. Penulis menyarankan perlunya pembahasan tentang Pare era perang kemerdekaan agar menghasilkan sebuah kronologi sejarah yang menarik.