SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perkembangan Kota Depok Tahun 1981-2015 dan Muatan Pendidikannya

Bimo Seno

Abstrak


ABSTRAK

 

Seno, Bimo. 2017. Perkembangan Kota Depok Tahun 1981-2015 dan Muatan Pendidikannya. Skripsi, Program Studi Ilmu Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S., M.Hum, (II) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum.

 

Kata Kunci: Perkembangan, Kota, Depok, Pendidikan.

Penulis memilih tema perkembangan Kota Depok merupakan kota penyangga ibukota negara karena kawasannya berbatasan langsung dengan Kota Jakarta dan kota termuda di Jawa Barat. Kota Depok sendiri bermula dalam satu kecamatan kecil Parung, Kabupaten Bogor, Depok telah tumbuh menjadi kota administratif dan rumah dari jutaan penduduk. Ini membuat Depok merubah status lamanya dari Kota Administratif Depok menjadi kotamadya pada tahun 1999. Sebagai Kotamadaya Depok pemerintahannya telah mendapat otonomi daerah sendiri. Berada di Selatan Jakarta, Depok menerima banyak dampak, baik secara sosial dan secara ekonomi, yang menjadi dampak kehidupan sosial di Depok. Perubahan status Depok memicu permasalahan pemerintahan yang berkaitan dengan politik. Permasalahan dari skripsi ini adalah bagaimana perkembangan Kota Depok, faktor yang mempengaruhi, dampak yang terjadi dan nilai pendidikan yang terkait dengan perubahan dari Depok tersebut.

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan perkembangan Kota Depok dari tahun 1981 hingga 2015, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Kota Depok dari tahun 1981 hingga 2015, (3) Menganalisis dampak dan nilai pendidikan pada perkembangan Kota Depok dari tahun 1981 hingga 2015.

Metode penilitian ini menggunakan metode historis yang terdapat lima tahapan, yaitu: pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber tertulis, foto, dan peta), setelah itu dilakukan kritik, yaitu kritik ekstern dan intern, selanjutnya tahap interpretasi atau penafsiran data, dan yang terakhir adalah historiografi sumber penulisan sejarah berdasarkan data-data yang telah diperoleh. Metode tersebut digunakan untuk menyusun fakta, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan tentang apa yang terjadi pada masa lampau.

Hasil dari penelitian memperoleh empat kesimpulan sebagai berikut. Pertama, Kota Depok merupakan daerah pemukiman penduduk yang terbentuk karena menampung tingginya angka urbanisai yang terjadi pada Wilayah JABOTABEK. Kedua, perkembangan Kota Depok dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi, pada akhirnya diarahkan sebagai Kota berbasis perdagangan dan jasa. Ketiga, perkembangan yang terjadi pada Kota Depok juga menimbulkan dampak sosial seperti, keanekaragaman agama, kriminalitas, pendidikan dan budaya. Selain itu, nilai pendidikan yang dapat dijadikan kearifan lokal seperti, toleransi, demokrasi dan peduli lingkungan.

 

Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang Kota Depok dengan tema yang lain. Beberapa contohnya toponimi kecamatan, cerita tutur & folklore yang berkembang di kawasan Depok, karena kemungkinan masih menyimpan keunikan tersendiri saat peristiwa tersebut terjadi.