SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle-5E pada Matapelajaran Sejarah Terhadap Keaktifan Belajar Kelas X RPL SMKN 8 Malang

Mushaibah trysna Windayu

Abstrak


ABSTRAK

 

Keaktifan pesertadidik dalam menjalani kegiatan pembelajaran merupakan salah satu kunci terciptanya tujuan pembelajaran. Berdasarkan observasi awal, peneliti menemukan permasalahan keaktifanpesertadidikdalampembelajaransejarahbelummeratakeseluruhkelas. Berkaitan dengan itu penelitimencobauntukmenerapkan model Learning Cycle-5E dalampembelajaran di kelas.Model pembelajaran Learning Cycle-5E merupakan suatu proses belajarmengajar yang diterapkanberdasarkanpendekatankonstruktivis,yang terdiridari 5 fase.Fase tersebutyaitu: (1) engagement, (2)exploration,(3) explanation, (4) elaboration, dan (5)evaluation. Model Learning Cycle-5E akan membuat peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran dikarenakan pengetahuan dibangun sendiri oleh peserta didik dan guru sebagai fasilitator (student oriented).Terdapattigarumusanmasalahdalampenelitianini. Pertama,bagaimana keaktifan belajar peserta didik sebelum menggunakan model pembelajaran Learning Cycle-5E. Kedua, bagaimana keaktifan belajar peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran Learning Cycle-5E.Ketiga,bagaimanapengaruh model Learning Cycle-5E terhadap keaktifan belajar.

PenelitianinitermasukpenelitiankuantitatifPre-Experimental Designdenganbentukdesainone-group pretest-postest design.Populasipenelitianadalahseluruhpeserta didik kelas X RPL SMKN8Malangtahunpelajaran 2016/2017.Teknikpengambilansampeldenganpurposive sampling, sehinggadiperolehkelas X RPL Bsebagaikelaseksperimen.Teknikpengumpulan data menggunakanteknikobservasiuntukmelihatnilaikeaktifansiswa.Ujihipotesisdalampenelitianinimenggunakanuji-t.

 

Hasilpenelitianini dapat dipaparkan sebagai berikut.Pertama, hasil pre-test memperoleh persentase nilai rata-rata keaktifan sebesar 43. Kedua, rata-rata hasil post-testmemperoleh persentase nilai rata-rata sebesar63.Ketiga, model pembelajaranLearning Cycle-5E berpengaruh positif terhadap keaktifan belajar peserta didik. Perbedaan perolehan nilai rata-rata keaktifan belajar antara pre-test dan post-testdapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran Learning Cycle-5E terhadap keaktifan belajar peserta didik.Sehingga penelitimenyarankanagar pembelajarandikelasdapatmenerapkan model pembelajaranLearning Cycle-5E sebagaivariasidalamkegiatanpembelajaransejarahuntukmeningkatkankeaktifanbelajarpeserta didik.