SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Letnan Jenderal Soedirman Dalam Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Karesidenan Bojonegoro Tahun 1945-1949

Ahmad Fauzan Arif

Abstrak


ABSTRAK

 

Arif, Ahmad Fauzan. 2017. Kontribusi Letnan Jenderal Soedirman Dalam Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Karesidenan Bojonegoro Tahun 1945-1949. Skripsi. Jurusan Sejarah, Prodi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum., (II) Dr. Ari Sapto, M.Hum.

 

Kata Kunci: Letnan Jenderal Soedirman, Perang Kemerdekaan, Bojonegoro

Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di wilayah Karesidenan Bojonegoro, pada dasarnya ada beberapa tokoh penting yang memiliki kontribusi besar yaitu Soedirman, Soejitno, dan Basoeki Rachmat. Namun dari ketiga tokoh tersebut Soedirman dapat dikatakan memiliki kontribusi lebih karena sebagai salah satu penggagas munculnya organisasi militer di wilayah Karesidenan Bojonegoro dan sebagai komandan Brigade I/ Ronggolawe yang bertanggung jawab atas wilayah Karesidenan Bojonegoro yang meliputi Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Tuban.

Inti permasalahan dari skripsi ini adalah (1) bagaimana latar belakang kehidupan Letjen Soedirman?; (2) bagaiamana perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Karesidenan Bojonegoro tahun 1945-1949?; (3) bagaimana kontribusi Soedirman selama perang kemerdekaan berlangsung di wilayah Karesidenan Bojonegoro?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian historis yang terdiri dari pemilihan topik yang didasarkan pada kedekatan emosional dan kedekatan intelektual, heuristik (pengumpulan sumber), kritik, interpretasi, dan historiografi.

Hasil dari penelitian ini adalah (1) Soedirman merupakan anak ke-5 dari pasangan Darijo Kartoprawiro dan Kulah. Karir Soedirman di dunia militer dimulai pada masa pendudukan Jepang ketika mengikuti pendidikan Peta di Bogor hingga pensiun pada tahun 1971 setelah menjabat sebagai Komandan SESKOAD (2) Pada awal perjuangan mempertahankan kemerdekaan antara tahun 1945-1947, kesatuan militer Bojonegoro lebih banyak diperbantukan ke wilayah lain. Setelah itu pada Agresi Militer Belanda II perjuangan dilakukan di wilayah Karesidenan Bojonegoro di bawah Brigade I/ Ronggolawe (3) Selama perang kemerdekaan kontribusi Soedirman dapat dilihat dari tugasnya sebagai Komandan Brigade I/ Ronggolawe dengan pangkat Letnan Kolonel dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Karesidenan Bojonegoro. Dalam kepemimpinannya Soedirman menerapkan konsep kepemimpinan Jawa dari Ki Hajar Dewantara.

 

Saran untuk penelitian selanjutnya yang dapat diangkat adalah kontribusi dari tokoh-tokoh lokal lainnya di wilayah Karesidenan Bojonegoro seperti Lettu Soejitno dan AKBP M. Soeroko. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya penelitian tentang kontribusi dari tokoh-tokoh lokal di wilayah Kabupaten Bojonegoro.