SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dinamika Pendapatan Pedagang Pasar Grosir Ngemplak Kabupaten Tulungagung Tahun 2004-2015

Dian Putri Andriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Andriani, Dian Putri. 2017. Dinamika Pendapatan Pedagang Pasar Grosir Ngemplak Kabupaten Tulungagung Tahun 2004-2015. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd (2) Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S., M.Hum.

 

Kata Kunci: Pasar, Pedagang, Pendapatan

Pasar Grosir Ngemplak merupakan pasar induk di Kabupaten Tulungagung yang satu-satunya beroperasi 24 jam. Pasar Grosir Ngemplak Tulungagung berdiri sejak tahun 1990. Pasar Grosir Ngemplak merupakan penggabungan PasarPagidanPasarSore di Kabupaten Tulungagung. Pada tahun 2004 Pemerintahan Kabupaten Tulungagung menerapkan kebijakan, yaitumerelokasikan para Pedagang Kaki Lima (PK5) yang berjualan di sekitar alun-alun Kabupaten Tulungagung ke Ngemplak Tradisional Pujasera Tulungagung. Pada tahun 2015 Pemerintahan Kabupaten Tulungagung menerapkan kebijakan lagi, yaitu merevitalisasi Pasar Grosir Ngemplak Tulungagung. Hal tersebut memberi dampak terhadap pendapatan para pedagang Pasar Grosir Ngemplak. “Pendapatan Pedagang” inilah yang akan peneliti kaji dalam penelitian ini.

Penelitian ini mencari jawaban atas masalah yaitu: (1) bagaimana dinamika pendapatan pedagang pada tahun 2004-2010 di Pasar Grosir Ngemplak Kabupaten Tulungagung, (2) dinamika pendapatan pedagang pada tahun 2011-2015 di Pasar Grosir Ngemplak Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Adapun langkah-langkah yang ditempuh adalah pertama, pengumpulan data (Heuristik). Metode penelitian sejarah meliputi pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber) meliputi kritik ekstern dan kritik intern, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara terhadap informan yang sesuai dengan topik penelitian.

Berdasarkan hasil peneliti, diperoleh dua kesimpulan sebagai berikut. Pertama pada tahun 2004-2010 pendapatan pedagang Pasar Grosir Ngemplak mengalami peningkatan 35%. Peningkatan pendapatan dirasakan oleh semua pedagang. Hal ini disebabkan karena para pedagang masih menerapkan sistem ekonomi tradisional seperti, tidak terjadi konflik persaingan antar pedagang semua berjalan sesuai kebiasaan. Peningkatan pendapatan pedagang ini juga dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi Indonesia yang mengalami peningkatan 5,51%. Kedua, pada tahun 2011-2015 pendapatan pedagang Pasar Grosir Ngemplak mengalami penurunan. Penurunan ini dialami oleh pedagang kecil dan pedagang sedang. Peningkatan pendapatan dialami oleh pedagang besar. Hal ini disebabkan karena revitalisasi Pasar Grosir Ngemplak. Revitalisasi pasar ini membuat para pembeli enggan untuk masuk ke dalam bangunan pasar, para pembeli lebih membeli di pinggiran jalanan utama pasar dan letak kios pedagang yang strategis tanpa harus mengeluarkan biaya parkir kendaraan.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi peneliti-peneliti lain yang melakukan penelitian sejarah ekonomi berkaitan dengan pendapatan ekonomi pedagang di daerah lain. Kepada peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian serupa, untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam.