SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Media Film Dokumenter Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas X-I Pemasaran SMK Taruna Jaya Gresik

Widi Yoga Prakoso

Abstrak


Prakoso, Widi Yoga. 2017. Penerapan Media Film Dokumenter Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas X-I Pemasaran SMK Taruna Jaya Gresik. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Deny Yudo Wahyudi, S.Pd. M.Hum

 

Kata Kunci: media film dokumenter, motivasi belajar, matapelajaran sejarah

 

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X-I Pemasaran SMK Taruna Jaya melalui penerapan media film dokumenter. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Peneliti dan guru berkolaborasi untuk penyususnan RPP, sedangkan guru sejarah kelas X-I Pemasaran SMK Taruna Jaya bertindak sebagai pelaksana tindakan, peneliti bertindak sebagai observer bertugas sebagai pengamat pelaksanaan tindakan oleh guru kelas dengan mencatat segala hal yang dilakukan guru dan siswa. Subjek dari penelitian adalah siswa kelas X-I Pemasaran SMK Taruna Jaya yang berjumlah 21 siswa yang keseluruhannya terdiri dari perempuan. Untuk kelas X-I Pemasaran tingkat motivasi belajar siswa sangat rendah sehingga mempunyai reputasi yang buruk.

 

Berdasarkan observasi awal, guru lebih sering menggunakan metode ceramah sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru. Hal tersebut mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi dan motivasi belajar siswa menjadi rendah. Ketika waktu pembelajaran siswa ada yang pergi ke kantin, bermain handphone, tidak masuk tanpa keterangan dan bahkan ada juga yang bertengkar satu sama lain. Dalam pembelajaran sejarah siswa cenderung tidak memperhatikan seperti bermain handphone, mengobrol dengan teman sebangku serta mengerjakan tugas matapelajaran lain. Ketika guru memberikan pertanyaan kepada siswa respon yang diberikan adalah siswa menjawab pertanyaan tersebut dengan asal dan ada juga yang diam tidak menjawab pertanyaan tersebut sehingga dalam pembelajaran siswa cenderung pasif. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penggunaan media yang dapat menarik motivasi belajar dan perhatian siswa. Alternatif untuk menangani masalah ini adalah dengan menggunakan media film dokumenter yang dapat menarik perhatian siswa serta menumbuhkan motivasi belajar pada pembelajaran sejarah sehingga suasana pembelajaran menyenangkan dan tidak membosankan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X-I Pemasaran. Persentase motivasi belajar siswa berdasarkan hasil angket pada siklus I sebesar 65% dan meningkat pada siklus ke II menjadi 73%. Berdasarkan pedoman observasi siswa juga meningkat dari siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 83%.

 

Hal ini menunjukkan bahwa media film documenter dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan guru dapat menggunakan media film dokumenter sebagai bagian

untuk menyampaikan materi dan menarik siswa agar termotivasi dalam pembelajaran sejarah.