SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Lokal Berbentuk Video Stop Motion dengan Materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair Sirajudin di Bima (1640-1682) pada Kelas X SMA Negeri 1 Sape Tahun Ajaran 2016/2017

Rian Setiaddin

Abstrak


ABSTRAK

 

Di wilayah Kabupaten Bima masih banyak sekolah yang  belum menggunakan bahan ajar sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah, salah satunya SMA Negeri 1 Sape. Guru sejarah di SMA Negeri 1 Sape masih menggunakan bahan ajar konvensional, yaitu bahan ajar siap pakai, instan tanpa ada usaha guru untuk menyusun sendiri, sehingga pembelajaran sejarah terpaku pada buku paket yang telah di sediakan dengan materi sejarah Nasional.

Penelitian ini mengenai pengembangan bahan ajar sejarah lokal berbentuk video stop motion dengan materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair Sirajudin di Bima. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Sape. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan bahan ajar sejarah lokal berbentuk video stop motion dengan materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair Sirajudin di Bima serta untuk menguji efektivitas dari bahan ajar sejarah lokal ini. Pengembangan dilakukan dengan sepuluh tahap, yaitu: mencari potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk. Uji coba produk dilakukan pada validator materi, validator media, uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar.

Produk yang dihasilkan berupa kumpulan foto/gambar materi Pemerintahan Sultan Abi’lKhair Sirajudin di Bima (1640-1682) yang digabungkan menggunakan aplikasi Windows Movie Maker sehingga menciptakan ilusi gerakan, ketika serangkaian frame dimainkan berurutan secara berkesinambungan dan dipadukan dengan musik instrumental. Produk ini hanya bisa di gunakan dengan pemutar video yang mendukung berkas file Media Windows Video (mvw).Uji coba efektivitas produk bahan ajar dilakukan padakelas X MIA 1, Produk pengembangan bahan ajar sejarah lokal berbentuk video stop motion dengan materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair Sirajudin di Bima (1940-1982) terbukti efektif sebagai bahan ajar sejarah lokal, dimana peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 77,5. Nilai 77,5 sudah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal, yaitu 75.

 

Manfaat khusus bahan ajar sejarah lokal berbentuk video stop motion dengan materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair sirajudin adalah memberikan stimulus kepada peserta didik untuk belajar sejarah. Terutama sejarah lokal di mana mereka merupakan bagian dari sejarah lokal tersebut, dengan memahami sejarah lokal siswa dapat mengambil nilai positif dari perjuangan leluhur mereka dan menuntun mereka ke arah yang lebih baik lagi. Saran bagi pengembangan produk lebih lanjut ialah bagi pengembang lain untuk mengembangkan bahan ajar sejarah lokal, khususnya yang berkaitan dengan sejarah lokal di Bima tidak hanya pada materi Pemerintahan Sultan Abi’l Khair Sirajudin. Banyak potensi materi sejarah lokal yang belum di angkat menjadi materi bahan ajar di sekolah khususnya di SMA Negeri 1 Sape.