SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Blended Learning Dalam Strategi POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Materi Hidrokarbon Terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Persepsi Siswa SMA

Asisul Khoirot

Abstrak


ABSTRAK

Khoirot, Asisul. 2017. Pengaruh Blended Learning Dalam Strategi POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Materi   Hidrokarbon Terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Persepsi Siswa SMA. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D., (II) Dr. Aman Santoso, M.Si.

Kata kunci: blended learning, POGIL, hidrokarbon, hasil belajar, persepsi siswa

 

Pembelajaran kimia merupakan pembelajaran yang banyak pemahaman tentang konsep. Beberapa ciri khas ilmu kimia tersebut antara lain: 1) sebagian besar ilmu kimia bersifat abstrak, 2) ilmu kimia merupakan penyederhanaan dari yang sebenarnya, dan 3) materi yang dipelajari dalam ilmu kimia sangat banyak. Materi hidrokarbon luas dan abstrak sehingga diperlukan adanya pembelajaran kooperatif, konstruktivistik dan cara belajar yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan  hasil belajar kognitif dan persepsi siswa kelas XI MAN Kota Blitar yang dibelajarkan dengan strategi POGIL blended learning dan strategi POGIL pada materi hidrokarbon.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasy experimental dengan posttest only controled group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar. Sampel penelitian adalah siswa kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Kelas ekperimen dibelajarkan dengan strategi POGIL blended learning dan kelas kontrol dibelajarkan dengan strategi POGIL. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Validitas instrumen dinilai oleh tiga orang ahli yaitu tiga orang dosen dan satu orang guru SMA. Hasil uji coba instrumen menunjukkan bahwa 20 soal valid dengan reliabilitas 0,660. Data penelitian dianalisis dengan uji t (t-test) dan uji ancova menggunakan program SPSS versi 16.0 for windows pada taraf signifikan α = 0,05. Dari uji homogenitas diperoleh data penelitian terdistribusi normal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi POGIL blended learning dan strategi POGIL pada materi hidrokarbon, yaitu kelas yang dibelajarkan dengan strategi POGIL blended learning menunjukkan hasil yang lebih tinggi (78) dari pada kelas yang dibelajarkan dengan strategi POGIL (75,19) dan ; (2) persepsi siswa yang dibelajarkan dengan strategi POGIL maupun yang dibelajarkan dengan POGIL blended learning termasuk dalam kategori baik dengan persentase berturut-turut sebesar 81,58% dan 82,20%.

 

 

 

 

 

ABSTRAK

Khoirot, Asisul. 2017. The Influence of POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Based Blended Learning Strategy on Hydrocarbon in Cognitive Learning Outcomes and Perception High School Students. Thesis, Chemistry Education, Postgraduate, State University of Malang. Advisors: (I) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D.,      (II) Dr. Aman Santoso, M.Si.

Keywords: blended learning, POGIL, hydrocarbon, cognitive-learning outcomes, student’s perceptions.

 

Chemistry learning is a learning that learn about concepts. The several of characteristic of chemistry are: 1) most chemistry is abstract, 2) chemistry is a simplification of the truth, and 3) the learning material in chemistry is overwhelming. Hydrocarbon is broad and abstract so that required a cooperative learning and sustainable way of learning. The aims of this study were to know the difference between cognitive-learning outcomes and student’s perceptions of class XI MAN Kota Blitar who learned with POGIL blended learning strategy and POGIL strategy in Hydrocarbon.  

This study used quasi experimental with posttest only controled group design. The population was students of class X MIA MAN Kota Blitar. The sample was students of class X MIA 3 as experiment class and students of class X MIA 2 as control class. The experiment class was learned with POGIL blended learning strategy while control class was learned with POGIL strategy. The research instruments were treatment instruments and measurement instruments. Instruments validity were assessed by three experts (two lecturers and a teacher). The trial result of instruments was showed that there were 20 valid items with reliability was 0.660. The research data was analyzed by SPPS 16.0 for Windows. It was be known that the data was normal distributed. The data of learning outcomes and scientific process skills were analyzed by t-test with α = 0.05.

The result of the study show that: (1) there was difference between student’s cognitive-learning outcomes who learned with POGIL blended learning strategy and POGIL strategy in Hydrocarbon. The result was the class which learned with POGIL blended learning strategy showed the higher result (78) than the class which learned with POGIL strategy (75.19); (2) perception students who dibelajarkan with strategy pogil and dibelajarkan with pogil blended learning included in a category either by the percentage successive of 81,58 % and 82,20 %.