SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Minat Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Dengan Sejarah Indonesia Pada Siswa di MAN Tuban

Niki Dwi Ayuningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Ayuningtyas, Niki Dwi. 2017. Perbandingan Minat Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Dengan Sejarah Indonesia Pada Siswa Di MAN Tuban. Skripsi, Jurusan Sejarah, Program Studi S1 Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Joko Sayono, M.Hum., M.Pd.

 

Kata Kunci: sejarah kebudayaan Islam, sejarah Indonesia, minat belajar

Minat belajar merupakan kajian penting dalam proses belajar, sebab minat belajar dapat mempengaruhi hasil belajar seorang peserta didik. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di kelas XI IPS 1 MAN Tuban pada saat pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan Sejarah Indonesia justru lebih banyak siswa yang melamun, asik dengan kegiatannya sendiri bahkan bergurau dengan teman sebangkunya. Namun siswa yang melakukan kegiatannya sendiri di dalam kelas pada saat matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bukanlah siswa yang sama saat matapelajaran Sejarah Indonesia. Hal ini diduga terdapat minat yang berbeda antara matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan Sejarah Indonesia. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan minat belajar dengan tujuan agar pada kedua matapelajaran mendapatkan pembelajaran yang lebih baik, serta untuk menunjukan hasil belajar siswa dengan cara mengembangkan pola-pola pembelajaran.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana minat belajar Sejarah Kebudayaan Islam siswa kelas XI IPS 1 di MAN Tuban?; (2) Bagaimana minat belajar Sejarah Indonesia siswa kelas XI IPS 1 di MAN Tuban?; (3) Bagaimana perbandingan minat belajar siswa pada matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan Sejarah Indonesia di kelas XI IPS 1 di MAN Tuban?

Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitaif dengan metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan angket dan juga hasil belajar siswa pada kedua matapelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS di MAN Tuban yang berjumlah 140 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling.

Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat minat belajar pada matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan Sejarah Indonesia. Secara keseluruhan tingkat minat belajar pada matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan Sejarah Indonesian dapat dikatakan baik. Apabila tingkat minat belajar dibandingkan antara Sejarah Kebudayaan Islam dengan Sejarah Indonesia, maka tingkat minat belajar lebih tinggi Sejarah Indonesia dengan prosentase 80,55% dan Sejarah Kebudayaan Islam dengan prosentase 55,55%. Hasil belajar siswa juga memiliki perbedaan dengan rata-rata 87 untuk Sejarah Indonesia dan 86 untuk Sejarah Kebudayaan Islam.

 

Saran yang dapat diberikan bagi sekolah hendaknya diadakan sebuah kepelatihan mengenai minat belajar anatar kelas guna meningkatkan minat belajar siswa dalam matapelajaran. Bagi guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan Sejarah Indonesia harus lebih berperan aktif selama proses belajar mengajar didalam kelas. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan masukan dan pertimbangan untuk melakukan penetilian yang berkaitan dengan minat belajar siswa.