SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN CERITA SEJARAH KESULTANAN KASEPUHAN CIREBON DALAM BENTUK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS X MM-1 SMKN 11 MALANG SEMESTER GENAP TAHUN 2015/2016

eny malihatul Alawiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Pelajaran sejarah merupakan bagian dari ilmu pengetahuan sosial yang membahas tentang peristiwa yang terjadi di masa lampau. Permasalahan yang sering terjadi pada pembelajaran sejarah adalah kurangnya minat dan hasil belajar sejarah peserta didik akibat model serta teknik pengajarannya kurang menarik. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti bersama guru sejarah pada tanggal 11 Agustus 2015 di SMK Negeri 11 Malang tepatnya di kelas X MM 1, ditemukan permasalahan yang terjadi pada saat proses pembelajaran sejarah berlangsung, yaitu rendahnya minat dan hasil belajar sejarah peserta didik. Hal tersebut dapat terlihat pada saat proses pembelajaran sejarah sedang berlangsung perhatian, ketertarikan, partisipasi peserta didik itu kurang, serta kurang aktif terlibat dalam pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan metode pengajaranya kurang menarik. Salah satu alternatif yang digunakan oleh peneliti bersama guru sejarah kelas X, yaitu Ibu Nikmatul Makrifah dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan metode yang menarik dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar sejarah peserta didik. Oleh karena itu, peneliti ingin mengkaji tentang penggunaan cerita Sejarah Kesultanan Kasepuhan Cirebon dalam bentuk digital untuk meningkatkan minat dan hasil belajar pada siswa kelas X MM-1 SMKN 11 Malang semester genap tahun 2015/2016.   

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana cerita sejarah Kesultanan Kasepuhan Cirebon dalam bentuk digital dapat meningkatkan minat dan hasil belajar pada siswa kelas X MM-1 SMKN 11 Malang Semester Genap Tahun 2015/2016?

Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan pada penelitian ini adalah model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, meliputi empat tahapan, yaitu rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dilakukan dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, pemberian angket minat belajar, pemberian tes, catatan lapangan dan dokumentasi.

Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah dengan menggunakan cerita dalam bentuk digital dapat meningkatkan minat dan hasil belajar sejarah peserta didik kelas X MM-1 SMKN 11 Malang. Hal tersebut dapat dilihat dari respon peserta didik yang antusias, senang, semangat belajar bahkan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, minat belajar sejarah peserta didik dapat dilihat dari hasil presentase penyebaran angket minat belajar sebelum dan sesudah menggunakan cerita dalam bentuk digital. Presentase angket minat belajar sebelum menggunakan cerita dalam bentuk menunjukkan sebanyak 14,05%  peserta didik yang sangat berminat belajar sejarah sedangkan mereka yang  tidak berminat belajar sejarah adalah sebanyak 56,44%. Presentase angket minat belajar setelah menggunakan cerita dalam bentuk digital adalah 44,2% sangat berminat dalam belajar sejarah dan peserta didik yang tidak berminat hanya sebanyak 0,8% saja. Sedangkan hasil belajar peserta didik dapat diperoleh dari hasil tes yang diberikan sebelum dan setelah menggunakan cerita dalam bentuk digital. Presentase hasil belajar peserta didik dari pemberian tes, sebelum menggunakan cerita dalam bentuk digital adalah sebanyak 28,125% yang sudah mencapai ketuntasan SKM >75. Presentase hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan SKM >75, mengalami peningkatan yang signifikan, hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata peserta didik siklus 1, yaitu 68,75% sedangkan di siklus II, yaitu 100%.

 

Saran peneliti bagi guru sejarah SMKN 11 Malang agar menggunakan cerita dalam bentuk digital pada pelajaran sejarah sebagai alternatif dalam memberikan variasi penyampaian materi di kelas sehingga mampu meningkatkan minat dan hasil belajar sejarah.