SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) PADA MATAPELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS XI IPS 1 MAN KOTA PASURUAN

Achmad Dwi Susianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Susianto, Achmad Dwi. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas XI IPS 1 MAN Kota Pasuruan. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum.

 

Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, TGT, Keaktifan

MAN Kota Pasuruan adalah lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Departemen Agama. MAN Kota Pasuruan telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana sebagai daya dukung pengembangan keilmuan yang dibutuhkan. Guru cenderung menjadi pusat pembelajaran siswa, sedangkan siswa hanya duduk diam dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru. Siswa menjadi tidak aktif dalam pembelajaran ketika guru memberikan pertanyaan. Siswa tidak mengikuti pembelajaran dengan baik dan guru tidak mampu meningkatkan keaktifan. Perlu adanya alternatif model pembelajaran yang lebih kreatif. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran seperti model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) untuk meningkatkan keaktifan siswa pada matapelajaran sejarah. Rumusan masalahnya adalah Penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pada matapelajaran sejarah di kelas XI IPS 1 MAN Kota Pasuruan dan keaktifan siswa di kelas XI IPS 1 dengan menerapkan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT).

Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan pembelajaran terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data diperoleh dari lembar observasi, angket, wawancara, dan catatan lapangan. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPS 1 MAN Kota Pasuruan dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa pada materi Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan model TGT dan untuk mengetahui keaktifan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran TGT pada matapelajaran sejarah di kelas XI IPS 1 MAN Kota Pasuruan.

 

Berdasarkan hasil dari kegiatan penelitian dengan menggunakan 2 siklus, diperoleh kesimpulan dari keaktifan siswa pada siklus I sebagai berikut: pada pertemuan 1 rata-rata keaktifan siswa 62,41% dengan kategori kurang aktif. Hal tersebut masih belum mencapai batas ketentuan yang digunakan yaitu 65%. Kemudian pada pertemuan 2 rata-rata keaktifan siswa meningkat menjadi 63,70% dengan kategori aktif, tapi masih pada standart yang ditentukan peneliti, yaitu 63%. Pada siklus II diperoleh kesimpulan keaktifan siswa sebagai berikut: pada pertemuan 1 rata-rata keaktifan siswa 67,25% dengan kategori aktif. Pertemuan 2 rata-rata keaktifan siswa meningkat menjadi 73,22% dengan kategori aktif. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa siklus I pertemuan 1 dan 2 diperoleh rata-rata keaktifan 63,05% dan siklus II pertemuan 1 dan 2 diperoleh rata-rata 70,23%. Berdasarkan data pada siklus I dan siklus II, keaktifan siswa mengalami peningkatan.