SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VENI VIDI VICI DEBATE PADA MATAPELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MIPA 6 SMAN 1 BANGIL - PASURUAN

Trias Ulul Himmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Himmah, Trias Ulul. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Veni Vidi Vici Debate (VVVD) pada Matapelajaran Sejarah untuk Meningkatkan   Motivasi Belajar Siswa di Kelas XI MIPA 6 SMAN 1 Bangil – Pasuruan.     Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.   Pembimbing: Drs. Mashuri, M.Hum.

 

Kata Kunci: Model pembelajaran Veni Vidi Vici Debate, motivasi belajar

Pembelajaran sejarah di kelas XI MIPA 6 SMAN 1 Bangil terdapat masalah pembelajaran yakni rendahnya motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi kegiatan kelas, guru selalu menggunakan model pembelajaran yang sama. Siswa menjadi kurang tertarik dan merasa bosan sehingga siswa tidak termotivasi untuk belajar pada saat pembelajaran berlangsung. Rendahnya motivasi belajar dari siswa menjadikan pemahaman siswa tentang pelajaran sejarah kurang. Upaya dalam  memperbaiki masalah tersebut yaitu dengan model pembelajaran Veni Vidi Vici Debate. Dengan menggunakan model tersebut diharapkan siswa menjadi terdorong, berminat, bersemangat, dan termotivasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 6 SMAN 1 Bangil dalam pembelajaran sejarah dengan menggunakan model pembelajaran Veni Vidi Vici Debate.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yakni penelitian yang dilakukan di kelas sebagai proses investigasi terkendali untuk menemukan maupun memecahkan masalah yang ada di kelas dan kemudian mencoba untuk diperbaiki. Motivasi belajar siswa dilihat dari empat aspek yakni minat, perhatian, konsentrasi, dan ketekunan. Keempat aspek tersebut diamati melalui lembar observasi yang dilakukan observer dan pada akhir tindakan dilakukan wawancara dengan siswa dan guru.

Berdasarkan  hasil penelitian ini menunjukkan siswa menjadi tertarik dan berminat. Selain itu juga siswa memiliki keinginan untuk mempelajari materi. Dari hasil data siklus I, siswa menyatakan tertarik dengan presentase 36,73% sedangkan pada siklus II presentasenya menjadi 60,7% sehingga peningkatan dari presentase yakni  23,97%.

 

Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Veni Vidi Vici Debate meningkatkan motivasi belajar. Penerapan model pembelajaran baru dapat meningkatkan motivasi belajar terutama untuk menjadikan siswa bersemangat dalam belajar sejarah. Model pembelajaran Veni Vidi Vici Debate ini dapat dijadikan pilihan lain mengenai model pembelajaran yang interaktif bagi para siswa.