SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perkembangan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pasamuan Sindurejo Tahun 1889-2013 serta Nilai-nilai Edukasinya

Demas Wantana Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Demas Wantana. 2016. Perkembangan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pasamuan Sindurejo Tahun 1889-2013 serta Nilai-nilai Edukasinya. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati. M.Hum, (2) Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S, M.Hum.

 

Kata Kunci: Sejarah perkembangan, GKJW Pasamuan Sindurejo, nilai-nilai edukasi.

GKJW Pasamuan Sindurejo merupakan instansi gereja yang terletak di Desa Kunjang Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri berdiri pada bulan September tahun 1889. Disamping memiliki usia cukup panjang, gereja ini berdiri di Desa yang memiliki populasi cukup besar untuk lingkup Kecamatan Ngancar. Dengan adanya sejarah yang panjang inilah mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tentang Sejarah Perkembangan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pasamuan Sindurejo Tahun 1889-2013 serta Muatan Edukasinya

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana latar belakang berdirinya GKJW Pasamuan Sindurejo?,(2) Bagaimana perkembangan GKJW Pasamuan Sindurejo tahun 1889-2013 serta nilai-nilai edukasinya? Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup: (1) Latar belakang berdirinya GKJW Pasamuan Sindurejo.; (2) perkembangan GKJW Pasamuan Sindurejo tahun 1889-2013 serta muatan edukasinya.

Metode penelitian yang digunakan adalah jenis metode penelitian historis dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Tahapan yang tercakup dalam

penelitian ini, yaitu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan

historiografi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pencarian sumber dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, GKJW Pasamuan Sindurejo berdiri oleh andil Bapak Purtimah sekeluarga yang merupakan warga Mojowangi Mojowarno. Beliau  pada tahun 1889 berhasil membabat hutan di Kunjang Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri dan menjadikannya sebuah Dusun Sindurejo, selain itu beliau juga yang pertama kali mendirikan komunitas Kristen dan menamakan Dusun Sindurejo.

 

Kedua, Pada perkembangannya dalam masa berdikari tahun 1889-1936 GKJW Pasamuan Sindurejo banyak mengalami kemajuan. GKJW Pasamuan Sindurejo tumbuh dan berkembang melalui latar belakang budaya Jawa. Dengan perkembangan jumlah warga Kristen tersebut maka pasamuan juga membangun yayasan pendidikan YBPK Sindurejo dan yayasan kesehatan Mardi Rahayu. Selain di bidang sarana, di bidang pelayanan juga mengalami pergantian pendeta dan guru Injil. Perkembangan selanjutnya GKJW Pasamuan Sindurejo pada masa pembangunan yaitu di tahun 1960-1980, agama-agama formal mengalami peningkatan jumlah jemaat secara signifikan dari masa sebelumnya. Salah satu agama yang mengalami peningkatan jumlah anggotanya paling banyak adalah agama Kristen. Masuknya orang-orang PKI ke dalam agama Kristen sering disebut baptisan massal. Perkembangan GKJW Sindurejo di era globalisasi tahun 1980-2013 yaitu telah dibangun Balai Maranatha dan memasang kanopi di antara gedung gereja, dan Balai Maranatha, serta ditambahkannya kebaktian ekspresif pada minggu ke-3. Nilai-nilai edukasi yang terkandung dalam penelitian ini adalah religius, toleransi antarumat beragama, kerja keras, dan peduli sosial.