SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Booklet Sejarah dengan Materi Penunjang Sejarah Lokal Stasiun Peninggalan Belanda di Ponorogo untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Slahung Kabupaten Ponorogo

Masayu . Permatahati

Abstrak


ABSTRAK

ABSTRAK

Permatahati, Masayu. 2017. Pengembangan Booklet Sejarah dengan Materi Penunjang Sejarah Lokal Stasiun Peninggalan Belanda di Ponorogo untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Slahung Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Marsudi, M.Hum.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Booklet, Sejarah Lokal, Motivasi BelajarPenggunaan sumber belajar pada proses pembelajaran sangat dibutuhkan. Pemanfaatan lingkungan sekitar juga dapat digunakan untuk sumber belajar. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 1 Slahung Kabupaten Ponorogo, pada proses pembelajaran guru merupakan satu-satunya sumber belajar selain buku matapelajaran yang disediakan di sekolah. Sehingga peneliti mengembangkan bahan ajar Booklet Sejarah yang disesuaikan dengan kebutuhan di SMA Negeri 1 Slahung Kabupaten Ponorogo sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD), menganalisis hubungan antara perkembangan paham-paham baru dan transformasi sosial dengan kesadaran dan pergerakan kebangsaan.

Tujuan dari pengembangan bahan ajar ini adalah (1) mengembangkan Booklet sejarah dengan materi sejarah lokal stasiun peninggalan Belanda di Ponorogo untuk memanfaatkan lingkungan di sekitar siswa dan meningkatkan motivasi belajar; (2) menguji efektivitas Booklet sejarah dengan materi sejarah lokal stasiun peninggalan Belanda di Ponorogo untuk kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Slahung kabupaten Ponorogo.

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Sugiyono melalui beberapa tahap yaitu merumuskan potensi dan masalah terlebih dahulu kemudian dilanjutkan pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produk akhir. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi dan media serta angket respon dari siswa uji coba. 

Hasil penelitian yang berdasarkan validasi oleh ahli materi sebesar 93,75%, dengan kriteria sangat valid. Kemudian validasi oleh ahli media mendapatkan hasil sebesar 90,3% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji coba pemakaian kepada siswa kelompok kecil diperoleh efektifitas produk sebesar 79,1% dan terbukti efektif. Hasil uji coba pemakaian kepada siswa kelompok besar diperoleh efektifitas produk sebesar 86,9% dan terbukti sangat efektif. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar Booklet  yang dikembangkan mampu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa sebelum menggunakan bahan ajar Booklet 62,8%  dengan kriteria rendah. Hasil motivasi belajar siswa sesudah menggunakan bahan ajar Booklet 82,7% dengan kriteria tinggi.

 

Berdasarkan hasil penelitian, saran pemanfaatan bahan ajar Booklet sejarah dalam proses pembelajaran sebaiknya guru mempelajari terlebih dahulu materi yang telah disajikan dengan beberapa sumber lainnya kemudian diaplikasikan kedalam model pembelajaran. Potensi Booklet sejarah juga dapat digunakan untuk mengembangkan materi yang lainnya seperti sejarah kota.