SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Historia Lego-puzzlepada Materi Tradisi Sejarah Lisan melalui Legenda Keagamaan Kelas X SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun

Dwi Margianti

Abstrak


ABSTRAK

 

Masalah keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran sejarah berkaitan erat dengan penyampaian informasi antara guru dan siswa. Pengajaran materi pembelajaran lokal dipandang siswa terlalu teoritis. Hal ini dikarenakan guru belum menggunakan berbagai media pembelajaran secara optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka sangat diperlukan suatu media pembelajaran yang menarik, efisien dan efektif agar pembelajaran sejarah menjadi tidak abstrak. Historia lego-puzzle merupakan media yang sangat cocok apabila diterapkan dikelas X sebab guru belum menggunakan media yang menarik untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran sejarah. Historia lego-puzzle sangat mendukung sebab mereka merupakan siswa yang kreatif untuk membuat media pembelajaran, selain itu historia lego-puzzle sangat cocok bagi anak-anak yang kurang gemar membaca sebab di media tersebut sajian materi hanya ditampilkan singkat tetapi jelas. Penggunaan media pembelajaran nantinya akan membantu dalam proses pembelajaran, penyampaian pesan, dan isi dari materi sejarah.

Penelitian Ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran historialego-puzzle pada materi tradisi sejarahlisan melalui legenda keagamaan kelas X SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun, (2) menguji efektivitas media pembelajaran historialego-puzzle pada materi tradisi sejarah lisan melalui keagamaan kelas X SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dilakukanlah penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model desain Sugiyono. Terdapat beberapa tahapan antara lain sebagai berikut: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian, dan (9) revisi produk. Uji coba kelayakan produk tersebut dilakukan melalui validasi ahli materi, ahli media, uji coba terbatas, dan uji coba kelas X SMA Negeri 1 Pilangkenceng.

Historia lego-puzzle merupakan media pembelajaran yang berbentuk kepingan-kepingan yang terbuat dari PVC foamboard yang kemudian akan disusun oleh siswa, sehingga akan membentuk gapura Masjid Kuno Kuncen dengan penyangga sisi kanan dan kiri berisikan materi lokal yang dapat dipelajari oleh siswa setelah kepingan tersebut selesai dirangkai. Media tersebut dilengkapi dengan buku pemanfaatan produk bagi guru dan siswa agar mereka lebih mudah menggunakan serta mempraktekkan baik secara individu maupun kelompok.

 

Hasil yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan tersebut, yaitu, Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase 90,0%, sedangkan hasil validasi ahli media menunjukkan persentase 95,0%. Adapun hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli materi dan ahli media dikategorikan valid tanpa revisi. Uji coba kelompok kecil yang dilakukan kepada 8 siswa antara lain kelas XA,XB,XC,XD,XE,XF dan XG menunjukkan persentase 87,2% , sedangkan uji coba kelompok besar yang dilakukan kepada 30 siswa kelas XG yang menunjukkan persentase 89,7%. Adapun hasil dari uji coba tersebut termasuk dalam kategori valid tanpa revisi. Selain itu ada beberapa saran dari ahli materi, ahli media dan uji coba kelompok kecil maupun kelompok besar yang harus diperbaiki oleh peneliti.Peneliti melakukan revisi media pembelajaran sejarah sesuai dengan saran yang telah dianjurkan kepada peneliti untuk penyempurnaan media.