SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Gerakan UMengajar dalam Menubuhkan Nilai-Nilai Nasionalisme Berdasarkan Pancasila di SDN Taji 01 Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Tahun 2016. Jurusan Sejarah. Program Studi Pendidikan Sejarah

Rike Andrias

Abstrak


ABSTRAK

 

Gerakan UMengajar merupakan sebuah gerakan yang diikuti oleh mahasiswa di Universitas Negeri Malang baik dari program studi pendidikan maupun non pendidikan dengan visi dan misi yang sama yaitu mengabdi, peduli, dan menginspirasi anak-anak bangsa dalam bidang pendidikan. Sebagai salah satu gerakan yang berada dalam bidang pendidikan, Gerakan UMengajar telah melakukan berbagai usaha untuk membantu permasalahan pendidikan yang dialami oleh lembaga pendidikan di daerah Kabupaten Malang

Fokus penelitian ini yaitu tentang peranan Gerakan UMengajar dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme berdasarkan Pancasila di SDN Taji 01 Kecamatan Jabung Kabupaten Malang tahun 2016. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis data interaktif yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi (verification).

 

Hasil penelitian peranan Gerakan UMengajar dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme berdasarkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu sebagai berikut: Pertama, nasionalisme religius sesuai dengan sila Pancasila yang pertama, Laskar Dewantara mengajak siswa untuk berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, berbuat jujur, dan mematuhi segala aturan yang berlaku di negara ini sesuai dengan sifat Tuhan. Kedua, nasionalisme humanis sesuai dengan sila Pancasila yang kedua, Laskar Dewantara mengajak siswa untuk mempunyai sikap rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Ketiga, nasionalisme persatuan dalam kebhinekaan sesuai dengan sila Pancasila yang ketiga. Laskar Dewantara mengajak siswa untuk membanggakan kebudayaan Indonesia seperti menyanyikan lagu nasional dan lagu daerah, melafalkan teks Pancasila, menghargai/toleransi terhadap teman yang berbeda agama dan suku, dan membangun kerunan warga kelas. Keempat, sosio-nasionalisme sesuai dengan sila Pancasila yang keempat, Laskar Dewantara mengajak siswa untuk mempunyai sikap demokratis dan menciptakan suasana damai. Kelima, nasionalisme berkeadilan sesuai dengan sila Pancasila yang kelima, Laskar Dewantara mengajak siswa untuk berbuat adil, tidak boleh pilih-pilih teman, menghargai hasil karya orang lain, menghormati hak orang lain, serta menyeimbangkan antara hak dan kewajiban. Saran dalam penelitian ini yaitu bagipenelitiselanjutnyauntukmeneliti dampak yang ditimbulkan dari adanya Gerakan UMengajar dankonstribusiGerakanUMengajarterhadap pendidikan di tingkat sekolah dasar yang terdapat di pinggiranKabupaten Malang.