SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Resource Based Learning (RBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Historis Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek

Danan Tricahyono

Abstrak


ABSTRAK

 

Tricahyono, Danan. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Resource Based Learning (RBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Historis Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Aditya Nugroho Widiadi., S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: resource based learning, berpikir historis

 

Salah satu tujuan dari pelajaran sejarah adalah membangkitkan minat terhadap masa lalu yang bermakna. Guna mencapai tujuan tersebut idealnya siswa perlu memiliki kemampuan berpikir historis.Siswa yang mampu berpikir historis dapat memaknai peristiwa di masa sekarang berdasarkan peristiwa masa lalu.Permasalahan kemampuan berpikir historis yang masih rendah terjadi di kelas XI IPA 1. Siswa masih lemah pada aspek pemahaman kesejarahan, berpikir kronologis, kemampuan menganalisis isu dan pengambilan keputusan serta keterampilan analisis dan interpretasi kesejarahan. Rendahnya kemampuan berpikir historis disebabkan pembelajaran sejarah bersifat teacher centered. Pembelajaran teacher centeredmenjadikan guru satu-satunya sumber belajar. Peranan guru dalam pembelajaran sangat dominan. Sementara siswa selama pembelajaran siswa cenderung pasif. Sifat pasif tersebut membuat potensi yang dimiliki siswa dalam belajar menjadi tertutup. Solusi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan tersebut berupa model pembelajaran yang bersifat student centered. Salah satunya modelResource Based Learning. Pembelajaran dengan Resource Based Learningmenghadapkan siswa dengan sejumlah sumber belajar yang menunut siswa aktif dan berpikir dalam belajar. Dalam pelaksanaan Resource Based Learning siswa dituntut untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, mencari informasi, menggunakan informasi mensintesa informasi, dan kegiatan evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir historis melalui penerapan model pembelajaran resouce based learningdi kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Durenan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 dengan jumlah 11 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Sumber data diambil dari aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes. 

Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan kemampuan berpikir historis dari siklus 1 ke siklus 2. Hal ini bisa dilihat dari setiap tes kemampuan berpikir historis untuk setiap siklusnya. Pada siklus 1 rata-rata hasil pengukuran berpikir historis 52.82 sementara pada siklus 2 rata-rata hasil pengkurannya 72.88. Pada siklus 2 siswa telah mampu menguasai lima aspek keterampilan berpikir historis yang meliputi: (1)chronological thinking (berpikir kronologis), (2)historical comprehension (pemahaman sejarah), (3)historical analysis and interpretations (analisis dan interpretasi kesejarahan), (4)historical research capabilities (kemampuan penelitian kesejarahan), (5)historical issues analysis and decision making (analisis isu kesejarahan dan pengambilan keputusan).

Saran untuk guru supaya menggunakan model pembelajaran Resouce Based Learning sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran sejarah. Bagi siswa disarankan untuk mampu berpikir historis dalam pembelajaran melalui model Resource Based Learning. Bagi peneliti lain yang melakukan penelitian sejenis hendaknya menggunakan sumber belajar yang berbeda.