SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Arsip Video untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir historis Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang

Santoso Ilham

Abstrak


ABSTRAK

 

Ilham, Santoso. 2017. Penggunaan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Arsip video Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Historis Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd.

 

Kata Kunci: Media pembelajaran sejarah, arsip video, berpikir historis.

Sejarah bukan lagi hanya menghafal tanggal-tanggal peristiwa atau fakta-fakta, tetapi merupakan peristiwa yang kompleks dalam kehidupan manusia. Namun dalam realitanya, pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang, siswa pada saat mengikuti pembelajaran sejarah kurang antusias, siswa lebih cenderung dituntut untuk membaca buku teks, seperti LKS dan buku panduan siswa. Pembelajaran sejarah di kelas lebih monoton dan cenderung membosankan, karena kurangnya inovasi dari guru di dalam menyampaikan metode pembelajaran. Permasalahan dalam pembelajaran sejarah tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan media pembelajaran seoptimal mungkin.

Media pembelajaran sejarah berbasis arsip video hadir sebagai upaya untuk membantu mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran sejarah.Dari beberapa permasalahan tersebut maka diadakan sebuah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kurt Lewin. Penelitian ini memiliki tujuan, yakni (1) mendiskripsikan peningkatan kemampuan berpikir historis siswa dengan menggunakan arsip video kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang dan (2) menganalisis peningkatan kemampuan berpikir historis siswa dengan menggunakan arsip video kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus 1 memiliki prosentase 36,4% siswa yang memiliki kualifikasi sangat baik dan 63,6% siswa yang memiliki baik dari jumlah keseluruhan siswa sebanyak 33 siswa. Pada saat melakukan kegiatan di siklus 1 terdapat 1 siswa yang nilainya kurang dari KKM. Kurangnya nilai KKM dikarenakan oleh beberapa faktor, yakni pemanfaatan arsip video yang kurang maksimal, siswa baru beradaptasi dengan penggunaan media  arsip video, siswa kurang memahami materi yang diberikan oleh peneliti tentang arsip video, siswa kurang memperhatikan media arsip video, dan siswa kurang fokus terhadap penanyangan media arsip video dengan materi yang akan diajarkan. Faktor tersebut menjadi sebuah refleksi bagi peneliti untuk memperbaiki hasil berpikir historis siswa pada siklus II. Kemudian pada saat kegiatan disiklus II data yang diperoleh telah menghasilkan sebanyak 30 siswa dengan kualifikasi sangat baik dan 3 siswa dengan kualifikasi baik. Dengan demikian dapat diprosentasekan bahwa 90,9% siswa memiliki kualifikasi sangat baik dan 9,1% siswa memiliki kualifikasi baik.

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir historis siswa kelas XI IPS 1 setelah menggunakan media arsip video. Media pembelajaran sejarah berbasis arsip video memiliki potensi terhadap peningkatan kemampuan berpikir historis siswa. Peningkatan tersebut dikarenakan guru telah memaksimalkan arsip video dengan seksama, melakukan pendekatan terhadap siswa, memberikan ulasan materi dengan apersepsi, dan memberikan motivasi kepada siswa.

 

Berdasarkan hasil penelitian, saran pemanfaatan media pembelajaran sejarah berbasis arsip video hendaknya dapat digunakan oleh guru semaksimal mungkin dalam proses pembelajaran sejarah agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir historis sekaligus dapat mengatasi masalah rendahnya partisipasi siswa pada mata pelajaran sejarah.