SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

tata ruang kota tana paser 1959-2014

Risky Aprilia Wulandari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulandari, Risky Aprilia. 2017. Kota Tana Paser 1959-2014. Skripsi, Jurusan Sejarah, Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. R. Reza Hudiyanto, M. Hum, (II) Dr. Joko Sayono., M. Pd., M. Hum.

 

Kata Kunci: Kota, Tana Paser, tata ruang.

Setiap kota di Indonesia memiliki karakter sendiri tergantung kepada keadaan sosial dan lingkungan sekitar. Kehidupan kota akan terbentuk karena dipengaruhi oleh penguasa lokal. Pemerinthan lokal memberikan peran penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kebutuhan setiap warga negara. Ditetapkannya status otonom untuk daerah Tana Paser yang berkaitan dengan tata kota berkembang dengan cepat. Hal ini memberikan dampak terhadap pemerintahan lokal, khususnya di aspek ekonomi, dan juga pembagian wilayah. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk dari pengaruh kepada bermacam-macam bentuk penggunaan tata ruang kota, yang dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan bentuk tata ruang Kota Tana Paser (1959-2014).

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode tersebut terdiri dari enam tahap, yaitu pendekatan dan jenis penelitian, pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber tertulis, foto, peta dan sumber lisan/wawancara), verivikasi (kritik sumber), interpretasi dan historiografi.

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa fakta sebagai berikut. Pertama, tata ruang kota di Tana Paser berkembang dan tersebar mengikuti jalan raya dari pusat kemudian menyebar ke kabupaten. Kedua, selama pemekaran kota terdapat pemisahan wilayah administrasi di beberapa kabupaten. Pemekaran kota mengakibatkan kemajuan ekonomi, sebagian besar seperti aktifitas perkebunan kelapa sawit dan pertambangan batu bara. Penulis menyarankan bahwa perlu lebih dilakukan penelitian mengenai Kota Tana Paser dan mengungkapkan masalah lain lebih baik lagi sehingga dapat menghasilkan kronologis sejarah yang menarik.