SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing dengan Model Pembelajaran KooperatifStudent Teams Achiviement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto

Putra Pradana Rydho Anugrah

Abstrak


ABSTRAK

 

Anugrah, Putra Pradana Rydho. 2017. Perbandingan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing dengan Model Pembelajaran KooperatifStudent Teams Achiviement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum, (2)Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran, snowball throwing, Student Teams Achiviement Division (STAD), Hasil Belajar Sejarah

Peningkatan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran terutama pada mata pelajaran sejarah, perlu diidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi proses belajar siswa, baik yang menghambat maupun yang mendukung. Guru dituntut dapat memilih model pembelajaran yang dapat memacu semangat setiap siswa untuk secara aktif ikut terlibat dalam pengalaman belajarnya. Salah satu alternatif model pembelajaran untuk mata pelajaran sejarah yang memungkinkan dikembangkannya kemampuan berpikir siswa (penalaran, komunikasi, dan koneksi) yaitu model pembelajaran snowball throwing dan STAD. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menguji perbedaan penggunaan antara model pembelajaran snowball throwing dengan model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar sejarah dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana hasil belajar sejarah dengan pembelajaran snowball throwing di kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto? (2) bagaimana hasil belajar sejarah dengan pembelajaran Student Teams Achiviement Division (STAD) di kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto? (3) bagaimana perbedaan hasil belajar siswa pada kelas X IPS 1 yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing dengan kelas X IPS 2 yang menggunakan model pembelajaran Student Teams Achiviement Division (STAD) SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto?

Tujuan penggunaan pembelajaran kooperatif merupakan contoh agar siswa lebih aktif dan mulai mengubah cara pandangnya mengenai pelajaran sejarah menjadi mata pelajaran yang menarik dan menyenangkan. Model pembelajaran kooperatif snowball throwingdan STAD merupakan alternatif dalam memecahkan permasalahan untuk pembelajaran sejarah.Pada model snowball throwing setiap individu dituntut untuk berani dalam menjawab soal yang diberikan oleh temannya sendiri, artinya selain menjawab soal setiap individu dari siswa juga dituntut untuk berani dalam memberikan pertanyaan kepada temannya sendiri sesuai dengan materi yang diajarkan yang artinya setiap siswa didorong untuk saling memberikan informasi kepada temannya.

Perbedaannya dalam model pembelajaran STAD yang menjadi tim adalah fitur yang utama, artinya pada setiap poin, yang ditekankan adalah membuat anggota tim melakukan yang terbaik untuk timnya. Dengan kata lain bahwa setiap individu akan menerima tanggung jawab dalam pemahaman materi serta kemampuan akademik mereka untuk menjawab kuis dan skor kuis yang didapat untuk menentukan poin tim mereka. Secara garis besar persamaan yang menjadi alasan membandingkan model pembelajaran snowball throwing dengan model pembelajaran STAD adalah pada kemampuan individu dalam mengembangakan kemampuan akademiknya.

Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan menggunakan desain pre test-post test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto. Sampel penelitian diperoleh dengan mengambil dua kelas yaitu kelas X IPS 1 yang telah diberikan model snowball throwingdan kelas X IPS 2 yang telah diberikan model STAD. Instrumen dalam penelitian ini adalah pre-tes dan pos-test. Data penelitian diperoleh dari tes hasil belajar berupa pre-test dan pos tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji t tidak berpasangan (Independent Samples Test) yang dapat diolah dengan bantuan SPSS 20  for Windows.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa terdapatperbedaan hasil belajar sejarah dengan menggunakan model pembelajaran snowball throwingdan model pembelajaran STAD. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran STAD lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran snowball throwing.Hal tersebut terbukti dari hasil rata-rata gain scorehasil belajar yang menunjukkan kelas model STADlebih tinggi yaitu 18,5 dibandingkan dengan kelas model Snowball Throwing  sebesar 14,4 dengan taraf signifikansi 0,014, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan terhadap hasil belajar sejarah antara siswa yang menggunakan model snowball throwingdengan siswa yang menggunakan STAD.

 

Berdasarkan hasil dari penelitian, peneliti menyarankan bagi guru sejarah untuk menggunakan model STADsebagai alternatif dalam pembelajaran sejarah agar dalam proses pembelajaran sejarah siswa tidak cepat bosan dan memberikan hasil yang lebih baik. Bagi sekolah disarankan agar memfasilitasi terlaksananya model pembelajaran snowball throwingdan model pembelajaran STAD, maupun pembelajaran kooperatif lainnya dengan cara memberikan pelatihan kepada guru mengenai model pembelajaran kooperatif maupun model pembelajaran inovatif.