SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Museum Probolinggo sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal bagi Wisatawan Pelajar

Rany Christanty

Abstrak


ABSTRAK

Christanty, Rany. 2016. Pemanfaatan Museum Probolinggo sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal bagi Wisatawan Pelajar. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati, M.Hum, (II) Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd.

Kata Kunci: pemanfaatan, Museum Probolinggo, sumber belajar, wisatawan pelajar

Museum Probolinggo merupakan tempat yang menyimpan benda-benda koleksi sejarah Probolinggo. Dewasa ini Museum Probolinggo semakin sering dimanfaatkan sebagai tujuan wisata edukasi oleh pelajar. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai pemanfaatan Museum Probolinggo sebagai sumber belajar sejarah lokal bagi wisatawan pelajar.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi Museum Probolinggo sebagai sumber belajar sejarah lokal bagi wisatawan pelajar dan menjelaskan pemanfaatan Museum Probolinggo sebagai sumber belajar sejarah lokal bagi wisatawan pelajar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang diperoleh dengan cara obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti (human instrument) serta instrumen penunjang yakni pedoman observasi dan pedoman wawancara. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi data. Tahap penelitian dimulai dari persiapan penelitian, pelaksanaan, dan penulisan

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, potensi yang dimiliki Museum Probolinggo adalah keadaan benda-benda  koleksi yang masih baik sehingga masih layak digunakan sebagai sumber belajar. Ketersediaan pemandu Museum Probolinggo sehingga dapat memberikan informasi mengenai benda-benda koleksinya. Adanya relevansi dengan materi sejarah daerah.

Kedua, proses pemanfaatan Museum Probolinggo sebagai sumber belajar sejarah lokal bagi wisatawan pelajar. Faktor pendorong yang melatari wisatawan pelajar untuk mengunjungi museum yakni karena faktor ekonomi, sosial, dan demografi. Faktor penariknya adalah aksesibilitas, jasa, dan budaya. Ragam kegiatan yang dilakukan oleh wisatawan pelajar selama berkunjung di Museum Probolinggo adalah menggali informasi, kegiatan belajar mengajar, dan diskusi kelompok. Manfaat yang diperoleh dari wisata edukasi pasca berkunjung ke Museum Probolinggo adalah: 1) memperkaya informasi faktual dan membuat teks dalam buku menjadi bermakna, 2) mengembangkan sikap ingin tahu siswa dan memperluas pengertian, 3) menyediakan pengalaman melalui objek, tempat, situasi, dan hubungan antar manusia yang tidak dapat disediakan di kelas, 4) mempertajam kesadaran siswa terhadap lingkungan, 5) memadukan kelas dengan komunitas terbaru dan lingkungan yang lebih besar serta lebih berarti, 6) mempererat keakraban dengan teman satu kelas dan melatih kerjasama antar siswa dalam suatu kelompok, dan 7) memberikan suasana rekreasi di tengah rutinitas yang terkadang menjenuhkan