SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dari Lesung Ke Selip : Dampak Mekanisasi Pertanian Terhadap Perkembangan Profesi Petani di Desa Duwet Kecamatan Pakel Tulungagung 1970-2015

Firman Nurul Hadi

Abstrak


ABSTRAK

Hadi, Firman. N. 2016. Dari Lesung Ke Selip : Dampak Mekanisasi Pertanian Terhadap Perkembangan Profesi Petani Di Desa Duwet Kecamatan Pakel Tulungagung 1970-2015.Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Dr.R.Reza Hudiyanto, M.Hum. (II) Najib Jauhari, S.Pd., M.Hum

 

Kata Kunci: Mekanisasi, Petani, alat pertanian, Desa Duwet

 

Mekanisasi pertanian adalah penggunaan mesin pertanian modern untuk mengolah lahan pertanian serta untuk meningkatkan hasil pertanian. Penggunaan mesin – mesin diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, peningkatan volume produksi pertanian serta mendorong percepatan transformasi pertanian tradisional menuju sistem pertanian modern. Di Indonesia mekanisasi pertanian mulai dikenal secara luas melalu progam Repelita. Proses mekanisasi pertanian di  Desa Duwet diawali penggunaan mesin Selip kemudian disusul penggunaan Traktor, Selip keliling , dos dan mesin gunting telah menciptakan dampak dan perubahan sosial di kalangan masyarakat petani Desa Duwet.

Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) bagaimana perkembangan mekanisasi pertanian di Desa Duwet 1970-2015 ? (2) bagaimana dampak mekanisasi pertanian terhadap perkembangan profesi petani di Desa Duwet ?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan mekanisasi pertanian di Desa Duwet serta dampak yang ditimbulkan  dari adanya penggunaan teknologi mesin pertanian terhadap perkembangan profesi petani di masyarakat Desa Duwet 1970-2015.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang terdiri dari tahapan pemilihan Topik, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi.

Hasil penelitian ini adalah, 1) pada tahun 1970 masyarakat Desa Duwet mulai mengenal alat pertanian mekanik yang mereka sebut dengan istilah Selipan. Penggunaan mesin ini yang menjadikan awal permulaan pergeseran penggunaan alat pertanian tradisional ke alat pertanian modern. 2.) mekanisasi pertanian telah memberikan pengaruh yang luas dikalangan masyarakat petani, antara lain ditinggalkanya alat pertanian tradisional, pudarnya sistem kekerabatan, berubahnya sistem upah, berkurangnya peran perempuan serta mulai ditinggalkanya sistem adat dan tradisi lokal.

Kesimpulan umum yang dapat ditarik adalah pengunaan mesin mekanik (mekanisasi) telah merubah sistem sosial dalam masyarakat petani di Desa Duwet. Saran untuk penelitian selanjutnya ialah pengkajian tentang perkembangan kebijakan pertanian dan pengaruhnya terhadap masyarakat petani.