SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Berbasis Refleksi Materi Pergerakan Nasional Kelas XI SMAN 1 Lawang

DWI LIDIAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Lidiawati, Dwi. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Berbasis Refleksi Materi Pergerakan Nasional Materi Pergerakan Nasional Kelas XI SMA N 1 Lawang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Ari Sapto, M.Hum

 

Kata Kunci: modul, pembelajaran sejarah, refleksi, pergerakan nasional

Matapelajaran sejarah merupakan matapelajaran sebagai salah satu saluran pembangkit nasionalisme bangsa. Sejarah memiliki banyak makna-makna yang terkandung di dalamnya. Pembelajaran sejarah seharusnya menekankan pada penggalian nilai-nilai yang tersirat di dalam peristiwa-peristiwa sejarah. Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh: pertama, adanya pembelajaran yang bersifat satu arah yang mengakibatkan guru sebagai pusat belajar. Kedua, yakni mengenai kurangnya bahan ajar yang digunakan di SMA N 1 Lawang. Bahan ajar yang digunakan hanya buku paket Kurikulum 2013 dan pembagian buku paket kurang efektif karena dalam satu buku diberikan untuk dua siswa. Ketiga, SMA N 1 Lawang tidak menganjurkan pemakaian bahan ajar terbitan swasta seperti Lembar Kerja Siswa (LKS) ataupun yang lainnya, sekolah mengharapkan guru matapelajaran yang membuat bahan ajar sendiri. Pada pelaksanaannya guru belum mampu memenuhi kewajiban tersebut.

Penelitian ini menghasilkan bahan ajar yakni modul pembelajaran sejarah berbasis refleksi materi Pergerakan Nasional. Modul pembelajaran sejarah berbasis refleksi ini berisi (1) bagian pendahuluan yakni: halaman judul, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, posisi materi pada modul, kompetensi atau sub kompetensi, daftar tujuan pembelajaran.(2) Bagian isi yakni: pendahuluan, hubungan dengan materi atau pelajaran lain, uraian materi, refleksi sejarah, tes formatif yang terdiri dari 50% materi dan 50% refleksi, rangkuman.(3) Bagian penutup yakni: glossary atau daftar istilah, tes akhir yang terdiri dari 50% materi dan 50% refleksi, evaluasi kognitif, penutup, kunci jawaban, dan daftar pustaka.

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) menghasilkan modul pembelajaran sejarah berbasis refleksi materi Pergerakan Nasional dan (2) menguji keefektifan modul pembelajaran berbasis refleksi materi Pergerakan Nasional dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan sembilan tahapan yakni: analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk,validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produksi masal. Pada penelitian dan pengembangan tidak sampai pada tahapan produksi masal, hanya menggunakan sembilan tahapan.

Hasil rata-rata uji terhadap modul pembelajaran sejarah berbasis refleksi materi Pergerakan nasional yang dilakukan oleh validator para ahli yakni ahli materi dan ahli pembelajaran mencapai persentase 95,6%. Berdasarkan data kuantitatif mendapatkan kriteria valid dan tidak perlu direvisi, namun berdasarkan komentar dan saran masih harus mengalami tahapan revisi. Hasil rata-rata uji coba skala kecil terhadap siswa mencapai persentase 82%. Berdasarkan data kuantitatif mendapatkan kriteria valid dan tidak perlu direvisi, namun berdasarkan saran dan komentar masih harus mengalami tahapan revisi. Hasil rata-rata uji coba skala besar terhadap siswa mencapai persentase 85%. Berdasarkan data kuantitatif mendapatkan kriteria valid dan tidak perlu direvisi, namun berdasarkan saran dan komentar mengalami tahapan revisi. Kesimpulannya adalah modul pembelajaran sejarah berbasis refleksi materi Pergerakan Nasional materi Pergerakan Nasional layak digunakan dalam pembelajaran, mempengaruhi hasil belajar, dan berpengaruh terhadap nilai-nilai refleksi dari dalam siswa.

Saran yang terpenting terhadap pemanfaatan produk adalah bagi peneliti lainnya agar dilakukan penelitian dan pengembangan secara lebih lanjut. Peneliti telah melakukan penelitian dan pengembangan yang valid dan maksimal. Berdasarkan data kuantitatif yang diperoleh modul pengembangan sudah valid dan tidak perlu direvisi, namun berdasarkan saran dan komentar masih harus dilakukan revisi. Penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan secara maksimal tidak bisa dihindari masih terdapat kekurangan-kekurangan. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut agar menjadi penelitian dan pengembangan yang lebih sempurna.

ABSTRACT

 

Lidiawati, Dwi. 2016. Development of History Learning Module Based on Reflection of National Movement Content at Class XI SMAN 1 Lawang. Thesis. Department of History, Faculty of Social Sciences. Malang State University. Preceptor: Dr. Ari Sapto, M.Hum

 

Keywords: module, teaching history, reflection, the national movement

Lesson of history is a lesson as one channel generating nationalism. History has many meanings contained therein. Learning history should emphasize the excavation of the values ​​implicit in the historical events. Research and development was motivated by: first, their learning is one way that resulted in the teacher as learning centers. Second, that the lack of teaching materials used in SMA N 1 Lawang. Teaching materials are used only textbooks Curriculum 2013 and the distribution of textbooks is less effective because in one book was given to two students. Third, SMAN 1 Lawang not recommend the use of teaching materials published by private companies such as Student Worksheet (LKS) or the other, the school expects matapelajaran teachers who make teaching materials themselves. In practice teachers have not been able to meet these obligations.

This research resulted in the instructional materials-based learning modules reflecting material history of the National Movement. Module-based learning history this reflection contains (1) the introduction namely: a title page, preface, table of contents, list of figures, the position of the material on the module, competence or sub-competencies, learning objectives list. (2) Section contents of which are: the introduction, the relationship with the subject matter or other, material descriptions, historical reflection, formative test consisting of 50% of material and 50% reflection, summarizing. (3) The closing section namely: glossary or the glossary, the final test consisting of 50% of material and 50% reflection, cognitive evaluation, cover, answer key, and a bibliography.

The purpose of this research is (1) to produce a reflection-based learning modules material history of the National Movement and (2) to test the effectiveness of learning modules based material reflection of the National Movement in the learning process. This study uses research and development with nine phases namely: analysis of the potential and problems, data collection, product design, design validation, design revisions, product testing, product revision, utility testing, product revision, mass production. In research and development have not reached the stage of mass production, using only nine stages.

The average yield on testing of learning modules based on the history of the national movement of the material reflection conducted by experts namely validator matter experts and learning experts reached the percentage of 95.6%. Based on quantitative data to get valid criteria and do not need to be revised, based on comments and suggestions but still must undergo stages of revision. The average yield of small-scale trials of the student reaches the percentage of 82%. Based on quantitative data to get valid criteria and do not need to be revised, however, based on the advice and comments still must undergo stages of revision. The average yield of large-scale trial of the student reaches the percentage of 85%. Based on quantitative data to get valid criteria and do not need to be revised, but based on suggestions and comments undergo stages of revision. The conclusion is based on the reflection of history teaching module materials National Movement National Movement decent material used in learning, affect learning outcomes, and affect the values ​​of the reflection of the students.

The most important advice against the use of the product is for other researchers in order to do research and development further. Researchers have been conducting research and development of valid and up. Based on quantitative data obtained development modules are valid and do not need to be revised, based on the suggestions and comments still must be revised. Research and development has been done to the maximum can not be avoided, there are still shortcomings. Expected to conduct further research in order to become a research and development more perfect