SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Penggunaan Media Miniatur Candi Borobudur Dan Prambanan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Lawang

Cerelya Farah Madha

Abstrak


ABSTRAK

Madha, Cerelya Farah. 2016. Perbedaan Penggunaan Media Miniatur Candi Borobudur Dan Prambanan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Lawang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ismail Lutfi, M.A. (II) Drs. I Wayan Legawa, M.Si.

Kata Kunci: Miniatur Candi, Media Pembelajaran, Hasil Belajar

Media pembelajaran menjadi salah satu hal penting dalam pembelajaran sejarah. Yaitu sebagai sarana untuk melukis masa lampau. Pemilihan media pembelajaran yang tepat akan memudahkan siswa untuk lebih mudah memahami apa yang dipelajari. Media yang digunakan antaranya miniatur candi.

Masalah yang dirumuskan pada penelitian ini adalah bagaimanakah perbedaan pemanfaatan miniatur candi sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa di kelas X SMA Negeri 1 Lawang Kabupaten Malang. Peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan siswa yang menggunakan media gambar sejarah dengan siswa yang menggunakan media miniatur.

Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sistematika pengumpulan data pada penelilian ini adalah (1) rencana penelitian (2) menentukan populasi dan sampel (3) instrumen penelitian. Instrumen penelitian ini digunakan peneliti untuk menyiapkan segala data yang akan didapatkan dari penelitian, kemudian setelah data terkumpul, maka peneliti akan melakukan analisi data.

Instrumen yang digunakan adalah instrumen perlakuan berupa silabus dan RPP sedangkan instrumen pengukuran berupa test hasil belajar siswa (pretest dan postest) analisis statistik yang digunakan adalah uji-t. Untuk mendapatkan uji-t, peneliti harus menghitung terlebih dahulu uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah melakukan dua uji prasyarat baru akan dilakukan uji-t. Setelah itu peneliti akan melakukan analisis data.

Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai t hitung yang diperoleh adalah 2,185 dengan nilai signifikansi sebesar 0,033. Nilai signifikansi tersebut di bawah 0,05. Dengan demikian, H0 yang berbunyi tidak ada perbedaan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol ditolak. Maka, hipotesis penelitian yang berbunyi ada perbedaan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pemberian perlakuan terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Perlakuan tersebut berupa penggunaan media pembelajaran berupa miniatur candi.

Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disarankan beberapa hal yaitu: (1) pihak guru sejarah seharusnya lebih menggunakan media yang variatif dan menarik untuk menarik perhatian siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa, (2) media miniatur candi dapat digunakan sebagai media pembelajaran sejarah utuk dapat menarik perhatian siswa terhadap pelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa.